Tidak ada yang menyangka perjalanan menuju Makassar pada Minggu pagi itu akan berubah menjadi kepanikan di tengah laut.
Di atas KMP Mutiara Sentosa 2, penumpang semula menjalani perjalanan seperti biasa. Ada yang mungkin tengah beristirahat, berbincang dengan keluarga, atau sekadar menunggu kapal semakin dekat dengan tujuan.
Namun, dalam hitungan waktu, perjalanan yang seharusnya kapal membawa penumpang ke Makassar, tak sampai di tujuan asap membumbung dari kapal. Ratusan penumpang panik.
KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar saat berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Makassar. Kapal tersebut terbakar di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026) pagi.
Penumpang berusaha mengenakan jaket pelampung. Sebagian berupaya mencari jalan keluar dari kepulan asap dan kobaran api. Dalam kondisi genting, laut yang biasanya menjadi bagian dari perjalanan justru menjadi tempat terakhir untuk menyelamatkan diri.
Sebanyak 271 orang berada dalam pelayaran tersebut, berdasarkan data yang dilaporkan pada perkembangan terbaru. Hingga Minggu, sebagian besar telah berhasil dievakuasi, tetapi operasi pencarian masih dilakukan terhadap puluhan orang yang belum ditemukan. Sedikitnya lima orang dilaporkan meninggal dunia.
Suasana memilukan terlihat saat kepulan asap hitam membumbung dari kapal. Ratusan penumpang mengenakan pelampung, berdesakan di anjungan dek paling bawah, menanti pertolongan yang tak kunjung datang.
Dalam kepungan asap dan kepanikan, mereka hanya bisa berharap bantuan segera tiba, sembari menahan cemas di tengah situasi yang semakin mencekam.










