{"id":8433,"date":"2026-03-20T20:30:17","date_gmt":"2026-03-20T12:30:17","guid":{"rendered":"https:\/\/timurindonesia.com\/?p=8433"},"modified":"2026-03-20T20:32:15","modified_gmt":"2026-03-20T12:32:15","slug":"pria-di-makassar-tewas-usai-diancam-pakai-parang-oleh-kakak-ipar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/pria-di-makassar-tewas-usai-diancam-pakai-parang-oleh-kakak-ipar\/","title":{"rendered":"Pria di Makassar Tewas Usai Diancam Pakai Parang oleh Kakak Ipar"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"0\" data-end=\"307\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"29\">MAKASSAR,<\/strong> Kasus pengancaman menggunakan senjata tajam berujung maut terjadi di Jalan Manuruki 2 Lorong 1, Kelurahan Manuruki, Kecamatan Tamalate, Kamis (19\/3\/2026). Seorang pria bernama Sultan Said (55) meninggal dunia usai diduga dikejar dan diancam parang oleh kakak iparnya sendiri.<\/p>\n<p data-start=\"309\" data-end=\"519\">Peristiwa ini bermula dari cekcok antara korban dan pelaku, Hasjaya (51), pada Rabu malam (18\/3) sekitar pukul 22.20 WITA. Berdasarkan keterangan saksi, pelaku sempat mengejar korban sambil mengacungkan parang.<\/p>\n<p data-start=\"521\" data-end=\"681\">Korban yang berusaha menyelamatkan diri dengan berlari akhirnya terjatuh dan pingsan. Ia kemudian dilarikan ke RS Haji Makassar, namun nyawanya tidak tertolong.<\/p>\n<p data-start=\"683\" data-end=\"831\">\u201cKorban sempat lari menghindar, tapi terjatuh dan pingsan. Setelah dibawa ke rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia,\u201d ujar Istri Korban Nurbaya.<\/p>\n<p data-start=\"833\" data-end=\"933\">Pihak kepolisian menduga kondisi korban turut dipengaruhi riwayat penyakit jantung yang dimilikinya.<\/p>\n<p data-start=\"935\" data-end=\"1140\">Menerima laporan warga, personel Polsek Tamalate Polrestabes Makassar langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Namun saat tiba di TKP, pelaku telah melarikan diri menggunakan sepeda motor.<\/p>\n<p data-start=\"1142\" data-end=\"1321\">Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, polisi juga mengevakuasi keluarga pelaku ke Mapolsek Tamalate untuk menghindari potensi aksi balasan dari pihak keluarga korban.<\/p>\n<p data-start=\"1323\" data-end=\"1482\">Kapolsek Tamalate, Kompol Muh Thamrin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan hubungan keluarga dekat.<\/p>\n<p data-start=\"1484\" data-end=\"1666\">\u201cIni sangat disayangkan karena korban dan pelaku masih memiliki hubungan keluarga sebagai kakak ipar. Kami sudah mengamankan barang bukti dan saat ini masih memburu pelaku,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p data-start=\"1668\" data-end=\"1806\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta mendalami motif pengancaman yang berujung pada kematian korban.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAKASSAR, Kasus pengancaman menggunakan senjata tajam berujung maut terjadi di Jalan Manuruki 2 Lorong 1, Kelurahan Manuruki, Kecamatan Tamalate, Kamis (19\/3\/2026). Seorang pria bernama Sultan Said (55) meninggal dunia usai&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8434,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1956,4],"tags":[863,3811,3813,3812],"newstopic":[],"class_list":["post-8433","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-news","tag-kota-makassar","tag-pengancaman","tag-polsek-tamalate","tag-senjata-tajam"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8433"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8433\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8436,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8433\/revisions\/8436"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8434"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8433"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=8433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}