{"id":9673,"date":"2026-08-21T13:38:41","date_gmt":"2026-08-21T05:38:41","guid":{"rendered":"https:\/\/timurindonesia.com\/?p=9673"},"modified":"2026-08-21T13:38:41","modified_gmt":"2026-08-21T05:38:41","slug":"wali-kota-makassar-buka-bimtek-tata-kelola-blud-perkuat-integritas-puskesmas-dan-rsud-cegah-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/wali-kota-makassar-buka-bimtek-tata-kelola-blud-perkuat-integritas-puskesmas-dan-rsud-cegah-korupsi\/","title":{"rendered":"Wali Kota Makassar Buka Bimtek Tata Kelola BLUD, Perkuat Integritas Puskesmas dan RSUD Cegah Korupsi"},"content":{"rendered":"<p>MAKASSAR \u2013 Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat tata kelola layanan kesehatan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Tata Kelola BLUD dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Puskesmas dan RSUD Kota Makassar Tahun 2026.<\/p>\n<p>Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Kamis-Sabtu (20-22 Agustus 2026), tersebut digelar di Hotel Claro Makassar dan secara resmi dibuka oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes.<\/p>\n<p>Bimbingan teknis ini diikuti jajaran pengelola Puskesmas dan RSUD Kota Makassar, khususnya tenaga medis serta pengelola keuangan yang memiliki peran penting dalam pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).<\/p>\n<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman seluruh jajaran mengenai tata kelola dana BLUD sekaligus memperkuat sistem pencegahan tindak pidana korupsi.<\/p>\n<p>\u201cMelalui bimbingan teknis ini, seluruh jajaran tenaga medis dan pengelola keuangan di Puskesmas serta RSUD dibekali pemahaman mendalam terkait efisiensi tata kelola dana BLUD sekaligus penguatan sistem pencegahan korupsi,\u201d ujar dr. Nursaidah.<\/p>\n<p>Menurutnya, pengelolaan anggaran kesehatan harus dilakukan secara profesional, efisien, transparan, dan bertanggung jawab. Setiap anggaran yang dikelola fasilitas pelayanan kesehatan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKomitmen ini dihadirkan demi memastikan setiap rupiah anggaran kesehatan kembali dalam bentuk pelayanan publik yang bersih, cepat, dan berkualitas bagi warga Makassar,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, meminta seluruh kepala Puskesmas memperkuat integritas serta memahami tata kelola pemerintahan dengan baik. Hal tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran maupun pelayanan kesehatan.<\/p>\n<p>Munafri menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan birokrasi. Integritas tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menjadi landasan dalam mengelola anggaran serta memastikan setiap program pemerintah berjalan secara transparan dan akuntabel.<\/p>\n<p>Karena itu, seluruh kepala Puskesmas dan jajaran pengelola layanan kesehatan diharapkan mampu memahami mekanisme pengelolaan BLUD sekaligus membangun sistem kerja yang dapat mencegah potensi terjadinya tindak pidana korupsi.<\/p>\n<p>Bimtek tersebut juga menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengidentifikasi potensi risiko, memperkuat pengawasan internal, serta memastikan pengelolaan keuangan dan pelayanan kesehatan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p>Dinas Kesehatan Kota Makassar berkomitmen menjadikan penguatan tata kelola BLUD dan pencegahan korupsi sebagai bagian integral dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.<\/p>\n<p>Dengan tata kelola yang semakin baik dan integritas yang kuat, Pemerintah Kota Makassar berharap seluruh Puskesmas dan RSUD mampu memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, cepat, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAKASSAR \u2013 Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat tata kelola layanan kesehatan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Tata Kelola BLUD&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9674,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[3054],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-9673","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dinkes-makassar"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9673","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9673"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9673\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9675,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9673\/revisions\/9675"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9673"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9673"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9673"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=9673"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}