Jakarta — Joao Angelo De Sousa Mota resmi melepas jabatannya sebagai Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara setelah enam bulan memimpin. Keputusan ini disampaikan melalui pernyataan resmi yang juga memuat permintaan maaf kepada Presiden Republik Indonesia, para petani, dan seluruh masyarakat (12/8).
Dalam pernyataannya, Joao mengungkapkan bahwa dirinya merasa belum memberikan kontribusi yang signifikan bagi penguatan sektor pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani. Ia juga menyoroti sejumlah hambatan yang dihadapi selama menjabat.
Salah satu kendala yang disebut adalah belum adanya dukungan anggaran yang memadai bagi Agrinas untuk menjalankan program strategis. Selain itu, Joao menilai birokrasi yang berbelit menjadi penghalang dalam mempercepat pelaksanaan kebijakan di sektor pangan.
“Komitmen Presiden terhadap ketahanan pangan sangat jelas, namun proses di lapangan tidak selalu berjalan seiring dengan visi tersebut. Sistem yang terlalu kompleks membuat banyak program tertunda,” ujarnya.
Menanggapi pengunduran diri ini, CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan penghargaan atas dedikasi Joao selama memimpin. Ia memastikan operasional Agrinas tetap berjalan normal sambil mempersiapkan proses transisi kepemimpinan.
Agrinas Pangan Nusantara merupakan salah satu perusahaan yang dibentuk untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, dengan mandat mengelola dan memanfaatkan potensi sektor pertanian secara berkelanjutan. Meski menghadapi tantangan, perusahaan ini diharapkan tetap mampu menjalankan perannya dalam mendukung kemandirian pangan Indonesia.










