22 Korban Selamat KM Virgo Masih Tertahan di Laut, Evakuasi Terkendala Gelombang Tinggi

  • Bagikan
Operasi pencarian KM Virgo Transport 8 masih berlangsung dengan melibatkan unsur laut dan udara

BANJARMASIN – Perkembangan terbaru kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa kembali mengungkap fakta dramatis. Sebanyak 22 korban yang telah dipastikan selamat masih tertahan di tengah laut karena proses evakuasi menuju Banjarmasin terkendala gelombang tinggi.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan 22 korban tersebut sebelumnya berada di Kapal Cahaya Bahari, kapal kayu yang digunakan untuk mengevakuasi korban dari lokasi kecelakaan.

Namun, kondisi laut yang tidak bersahabat membuat proses pemindahan korban mengalami kendala. Bahkan, dua kapal sempat berbenturan ketika proses transfer berlangsung.

“Karena kejadian tadi pagi adanya ombak yang di atas normal, pada saat kita transfer dua kapal kita ada yang sempat berbenturan sehingga harus dilaksanakan perawatan,” ujar Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Senin (14/9/2026) malam.

Korban Harus Dipindahkan Berkali-kali

Kondisi gelombang tinggi membuat kapal Cahaya Bahari tidak berani mendekat untuk melakukan transfer korban secara langsung ke kapal yang akan membawa mereka ke Banjarmasin.

Tim SAR akhirnya menggunakan kapal yang lebih kecil untuk memindahkan para korban menuju KRI Nala.

Namun, perjalanan belum selesai. KRI Nala yang berukuran besar juga tidak dapat langsung bersandar di Pelabuhan Trisakti.

Para korban kemudian kembali dipindahkan dari KRI Nala ke Kapal Kumai milik TNI Angkatan Laut untuk melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin.

“Sehingga harus dilakukan transfer ulang ke Kapal Kumai milik juga TNI Angkatan Laut dan ini sekarang sedang proses, mudah-mudahan dalam beberapa jam ke depan sudah akan tiba di sini,” kata Syafii.

114 Korban Sudah Ditemukan

Hingga Senin (14/9/2026) pukul 22.00 WITA, Basarnas mencatat 114 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang berada di KM Virgo Transport 8.

Jumlah tersebut terdiri dari 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

Dengan demikian, masih ada 129 orang yang belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Dari 114 korban yang ditemukan, sebanyak 86 orang telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri dari 85 korban selamat dan satu korban meninggal.

Satu korban selamat lainnya telah dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas menuju Lanud Syamsudin Noor.

Sementara itu, pada pembaruan tersebut masih terdapat 26 korban yang dalam proses evakuasi, terdiri dari 22 korban selamat dan empat korban meninggal dunia.

Pencarian 129 Korban Terus Dilanjutkan

Operasi pencarian KM Virgo Transport 8 masih berlangsung dengan melibatkan unsur laut dan udara.

Polri juga mengerahkan kapal untuk membantu penyisiran di tengah kondisi gelombang yang mencapai sekitar 2–2,5 meter dan angin 25–35 knot pada sejumlah area pencarian.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan pencarian tetap dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keselamatan personel.

“Gelombang yang kurang bersahabat menjadi tantangan bagi seluruh tim di lapangan. Namun, pencarian tetap dilakukan selama kondisi memungkinkan,” ujar Isir.

Hingga Selasa (15/9/2026), fokus utama operasi SAR adalah menemukan 129 korban yang masih dalam pencarian, sekaligus memastikan seluruh korban yang telah ditemukan dapat dievakuasi dengan aman ke Banjarmasin.

Pemerintah juga memastikan penyebab kecelakaan KM Virgo Transport 8 akan ditelusuri melalui proses investigasi sesuai kewenangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *