{"id":9838,"date":"2026-09-07T13:05:55","date_gmt":"2026-09-07T05:05:55","guid":{"rendered":"https:\/\/timurindonesia.com\/?p=9838"},"modified":"2026-09-07T15:13:10","modified_gmt":"2026-09-07T07:13:10","slug":"terdampak-anak-krakatau-kemehaj-minta-ppiu-tak-lepas-tangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/terdampak-anak-krakatau-kemehaj-minta-ppiu-tak-lepas-tangan\/","title":{"rendered":"Jemaah Umrah Terdampak Abu Anak Krakatau, Kemenhaj Minta PPIU Tak Lepas Tangan"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA<\/strong>&#8211;Anak krakatau bergejolak,  Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) minta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU pastikan jemaah umrah tetap terlindungi.<\/p>\n<p>Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa keselamatan jemaah menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan terkait perjalanan ibadah umrah. Hal itu mencakup keberangkatan, kepulangan, transit, perubahan jadwal, hingga penyesuaian rute penerbangan.<\/p>\n<p>\u201cJemaah kami imbau untuk tetap tenang dan terus berkomunikasi dengan travel masing-masing. PPIU juga harus memastikan setiap jemaah mendapatkan informasi secara cepat, jelas, dan akurat terkait status penerbangan serta langkah penanganan yang tengah dilakukan,\u201d ujar Puji di Jakarta, seperti dilansir dari laman kemenhaj.go.id.<\/p>\n<p>Kemenhaj juga meminta PPIU aktif berkoordinasi dengan maskapai penerbangan, pengelola bandar udara, otoritas penerbangan, penyedia layanan di Arab Saudi, serta pihak terkait lainnya untuk memperoleh kepastian jadwal dan alternatif perjalanan bagi jemaah.<\/p>\n<p>Koordinasi juga dilakukan Kemenhaj dengan Kementerian Perhubungan dan otoritas terkait untuk memantau perkembangan kondisi penerbangan serta memastikan penanganan jemaah berlangsung secara terkoordinasi.<\/p>\n<p>Perhatian khusus diberikan kepada jemaah yang masih berada di Arab Saudi atau tertahan di negara transit akibat perubahan maupun pembatalan penerbangan. Kemenhaj meminta PPIU memastikan jemaah tersebut tetap berada dalam pendampingan dan memperoleh pelayanan yang memadai hingga dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Air.<\/p>\n<p>Selain itu, setiap PPIU diminta menyediakan kanal komunikasi atau narahubung yang aktif dan mudah diakses oleh jemaah maupun keluarga. Kanal tersebut diperlukan agar perkembangan penerbangan, perubahan jadwal, lokasi jemaah, dan langkah penanganan dapat diketahui secara cepat.<\/p>\n<p>Kemenhaj juga meminta setiap perubahan jadwal, pembatalan penerbangan, pemindahan rute, keterlambatan kepulangan, atau kondisi lain yang berdampak signifikan terhadap jemaah segera ditangani dan dikoordinasikan dengan Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA&#8211;Anak krakatau bergejolak, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) minta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU pastikan jemaah umrah tetap terlindungi. Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":9842,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[4],"tags":[4078,3796,4079],"newstopic":[],"class_list":["post-9838","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-anak-krakatau","tag-kemenhaj","tag-kementerian-haji-dan-umrah"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9838","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9838"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9838\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9847,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9838\/revisions\/9847"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9838"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9838"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9838"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=9838"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}