{"id":8400,"date":"2026-03-16T13:02:28","date_gmt":"2026-03-16T05:02:28","guid":{"rendered":"https:\/\/timurindonesia.com\/?p=8400"},"modified":"2026-03-16T13:02:28","modified_gmt":"2026-03-16T05:02:28","slug":"unhas-dan-fit-jepang-sepakati-kolaborasi-riset-penanganan-banjir-makassar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/unhas-dan-fit-jepang-sepakati-kolaborasi-riset-penanganan-banjir-makassar\/","title":{"rendered":"Unhas dan FIT Jepang Sepakati Kolaborasi Riset Penanganan Banjir Makassar"},"content":{"rendered":"<p>\u200eMAKASSAR_Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menjalin kerja sama internasional dengan Fukuoka Institute of Technology (FIT), Jepang, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang tridarma perguruan tinggi. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis yang menegaskan komitmen kedua institusi untuk memperluas kemitraan yang berorientasi pada penguatan kapasitas riset, mobilitas akademik, dan pertukaran pengetahuan lintas negara.<\/p>\n<p>\u200ePenandatanganan dilakukan oleh Prof. Yang-Joong Yun (Dean, Faculty of Socio-Environmental Studies) mewakili Presiden FIT Riichi Murayama, bersama Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., berlangsung di Ruang Rapat Rektor, Lantai 8 Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Senin (16\/03).<\/p>\n<p>\u200eProf. JJ menyampaikan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi internasionalisasi yang terus diperkuat. Unhas terbuka untuk memperluas kemitraan global guna meningkatkan kualitas pendidikan dan riset. Berbagai capaian yang diraih Unhas mencerminkan komitmen untuk terus berkembang sekaligus memperluas kontribusi dan dampaknya bagi masyarakat.<\/p>\n<p>\u200e\u201cKolaborasi dengan FIT dapat berkembang lebih luas pada masa mendatang, termasuk melalui program pendidikan inovatif berbasis penelitian. Salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah program double degree berbasis riset,\u201d jelas Prof JJ.<\/p>\n<p>\u200eLebih lanjut, Prof JJ juga menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan sektor industri sebagai bagian dari pengembangan ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan global. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang kemitraan dengan industri di Jepang maupun Indonesia.<\/p>\n<p>\u200eDalam kesempatan yang sama, Prof. Yang-Joong Yun menyampaikan, Indonesia merupakan mitra strategis Jepang, termasuk dalam penguatan kerja sama pendidikan tinggi. Hubungan diplomatik yang kuat antara kedua negara menjadi pondasi penting bagi pengembangan kolaborasi akademik yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u200eProf Yang Joong Yun juga menyampaikan antusiasme mereka dalam membangun kemitraan dengan Unhas. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan, inovasi teknologi, serta pengalaman akademik yang bermanfaat bagi kedua institusi.<\/p>\n<p>\u200eDalam ruang lingkup kerja sama, kedua universitas sepakat untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif. Program tersebut meliputi pertukaran mahasiswa program sarjana dan pascasarjana, pertukaran dosen, peneliti, dan staf akademik, serta pelaksanaan kegiatan riset bersama yang berfokus pada isu-isu lingkungan strategis, termasuk penanganan banjir di Kota Makassar, sebagai kontribusi akademik dalam mendukung solusi pembangunan perkotaan berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u200eKegiatan berlangsung lancar, adapun delegasi FIT diantaranya Prof. Yang-Joong Yun (Dean, Faculty of Socio-Environmental Studies), Prof. Yoji Fujii (Chair, Graduate Program in Socio-Environmental Studies) dan Prof. Akira Tai. Turut mendampingi dari Unhas, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), Ketua LPPM (Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK(K)), dan Wakil Dekan Fakultas Teknik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eMAKASSAR_Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menjalin kerja sama internasional dengan Fukuoka Institute of Technology (FIT), Jepang, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang tridarma perguruan tinggi. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":8401,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[4,7],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-8400","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-pendidikan"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8400","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8400"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8400\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8402,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8400\/revisions\/8402"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8400"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8400"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8400"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=8400"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}