{"id":5550,"date":"2025-08-09T11:53:07","date_gmt":"2025-08-09T03:53:07","guid":{"rendered":"https:\/\/timurindonesia.com\/?p=5550"},"modified":"2025-08-10T22:59:34","modified_gmt":"2025-08-10T14:59:34","slug":"rekening-dibekukan-ustadz-dasad-latif-pertanyakan-kebijakan-ppatk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/rekening-dibekukan-ustadz-dasad-latif-pertanyakan-kebijakan-ppatk\/","title":{"rendered":"Rekening Dibekukan, Ustadz Das\u2019ad Latif Pertanyakan Kebijakan PPATK"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"255\" data-end=\"546\">Makassar \u2013 Ustadz Das\u2019ad Latif mengungkapkan rasa kecewanya setelah mengetahui salah satu rekening tabungannya tidak bisa digunakan. Rekening tersebut, yang berisi sekitar Rp 300 juta, awalnya ia siapkan untuk membantu pembangunan Masjid Hj. Sitti Mang di Makassar.<\/p>\n<p data-start=\"548\" data-end=\"783\">Menurut Das\u2019ad, ia baru mengetahui pembekuan rekening saat hendak membayar bahan bangunan. \u201cSaya kaget ketika diberi tahu uangnya tidak bisa ditarik. Padahal itu hasil jerih payah dari ceramah saya untuk pembangunan masjid,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p data-start=\"548\" data-end=\"783\">Kekecewaan tersebut ia sampaikan melalui media sosial miliknya yang diunggah pada 7 Agustus 2025.<\/p>\n<p data-start=\"785\" data-end=\"1004\">Ia mengaku heran dengan alasan pembekuan yang disebut karena tidak ada transaksi selama tiga bulan. \u201cKalau alasannya begitu, tinggal kita tarik dan setor saja supaya aktif. Kenapa malah langsung diblokir?,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p data-start=\"1006\" data-end=\"1371\">Yang membuatnya semakin kecewa, proses pembukaan kembali rekening tersebut memerlukan biaya Rp 100 ribu dan menunggu hingga satu minggu. Das\u2019ad khawatir kebijakan ini justru berpotensi memberatkan masyarakat. \u201cBayangkan kalau jutaan rekening mengalami hal yang sama. Uang administrasi itu akan terkumpul sangat besar. Siapa yang bertanggung jawab?,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p data-start=\"1373\" data-end=\"1623\">Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menjelaskan bahwa pembekuan dilakukan terhadap rekening yang masuk kategori <em data-start=\"1505\" data-end=\"1514\">dormant<\/em> atau tidak aktif dalam jangka waktu tertentu, dengan tujuan mencegah penyalahgunaan untuk kegiatan ilegal.<\/p>\n<p data-start=\"1625\" data-end=\"1848\">Meski demikian, banyak warganet yang menyatakan simpati dan mendukung Ustadz Das\u2019ad. Mereka berharap aturan semacam ini ditinjau kembali agar tidak merugikan pihak yang menyimpan dana untuk tujuan sosial maupun keagamaan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Makassar \u2013 Ustadz Das\u2019ad Latif mengungkapkan rasa kecewanya setelah mengetahui salah satu rekening tabungannya tidak bisa digunakan. Rekening tersebut, yang berisi sekitar Rp 300 juta, awalnya ia siapkan untuk membantu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5551,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[4],"tags":[2196,2194,2193,2195],"newstopic":[],"class_list":["post-5550","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-blokir-rekening","tag-dai-kndang","tag-dasad-latif","tag-ppatk"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5550","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5550"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5550\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5576,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5550\/revisions\/5576"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5550"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=5550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}