{"id":10192,"date":"2026-09-18T14:48:22","date_gmt":"2026-09-18T06:48:22","guid":{"rendered":"https:\/\/timurindonesia.com\/?p=10192"},"modified":"2026-09-18T14:48:22","modified_gmt":"2026-09-18T06:48:22","slug":"putra-mahkota-kesultanan-gowa-tallo-hadiri-madura-ethnic-carnival-2026-di-sumenep","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/putra-mahkota-kesultanan-gowa-tallo-hadiri-madura-ethnic-carnival-2026-di-sumenep\/","title":{"rendered":"Putra Mahkota Kesultanan Gowa-Tallo Hadiri Madura Ethnic Carnival 2026 di Sumenep"},"content":{"rendered":"<p><strong>SUMENEP<\/strong> \u2014 Perwakilan budaya Sulawesi Selatan akan turut mewarnai gelaran <strong>Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026<\/strong> yang berlangsung di Kabupaten Sumenep, Madura, Sabtu (19\/9\/2026).<\/p>\n<p>Salah satu tokoh adat yang dijadwalkan hadir yakni <strong>YM Andi Idris Manginruru A. Idjo Daeng Buang Karaengta Katangka<\/strong>, yang dalam rilis penyelenggara disebut sebagai <strong>Putra Mahkota\/Patimatarang Kesultanan Gowa-Tallo<\/strong>. Kehadirannya merupakan bagian dari undangan Bupati Sumenep.<\/p>\n<p>Selain Andi Idris Manginruru, dari Sulawesi Selatan juga dijadwalkan hadir <strong>YM Andi Mardiani We Padauleng Karaeng Suginna, S.Pd., M.Pd., KaOpuan Benteng Selayar<\/strong>.<\/p>\n<p>MEC 2026 diinisiasi <strong>Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS)<\/strong> bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep. Tahun ini, kegiatan mengangkat tema <strong>\u201cKeraton Sumenep\u201d<\/strong>, dengan menampilkan sejarah, budaya, serta identitas lokal melalui pertunjukan seni dan busana karnaval.<\/p>\n<p>Kehadiran tokoh adat dari Sulawesi Selatan menjadi bagian dari pertemuan berbagai unsur kerajaan, kesultanan dan komunitas adat Nusantara dalam satu kegiatan budaya.<\/p>\n<p>Sejumlah tokoh kerajaan dan kesultanan dari berbagai daerah juga dijadwalkan hadir. Di antaranya <strong>PYM SPDB Drs. Pangeran Edward Syah Pernong, SH., M.H., Sultan Sekala Brak, Lampung<\/strong>, yang juga merupakan Deklarator Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN).<\/p>\n<p>Kemudian <strong>PYM Ahmad Sjah, Sultan Jailolo, Halmahera Barat<\/strong>, serta <strong>PYM Adji Raden Mohammad Bakhrun, Sultan Gunung Tabur, Kalimantan Timur<\/strong>. Rombongan dari Cirebon, Gorontalo, Banten, Yogyakarta dan Maluku Utara juga tercatat dalam agenda kehadiran.<\/p>\n<p>Sekretaris Jenderal MAKN, <strong>YM Dra. Hj. KRAy T. Yani WSS Kuswodijoyo<\/strong>, bersama dewan pakar dan pengurus MAKN juga dijadwalkan hadir.<\/p>\n<p>Sementara itu, panitia masih melakukan koordinasi terkait rencana kehadiran perwakilan <strong>Kerajaan Bone dan Kerajaan Ternate<\/strong>.<\/p>\n<p>Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Ketua KJS, <strong>M. Hariri<\/strong>, mengatakan kehadiran para tokoh kerajaan dan adat Nusantara diharapkan tidak sekadar menambah kemeriahan acara.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cKami berharap kehadiran para tokoh kerajaan Nusantara membuka ruang interaksi dan pertukaran pengetahuan tentang sejarah serta kebudayaan masing-masing daerah di satu panggung warisan budaya Nusantara,\u201d ujar M. Hariri.<\/p><\/blockquote>\n<p>Selain melibatkan unsur kerajaan dan adat, MEC 2026 juga melibatkan pegiat seni, komunitas, mahasiswa dan pelaku UMKM setempat.<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pertemuan berbagai unsur masyarakat untuk menampilkan kekayaan budaya Nusantara sekaligus memperkuat silaturahmi antardaerah melalui seni dan tradisi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SUMENEP \u2014 Perwakilan budaya Sulawesi Selatan akan turut mewarnai gelaran Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 yang berlangsung di Kabupaten Sumenep, Madura, Sabtu (19\/9\/2026). Salah satu tokoh adat yang dijadwalkan hadir&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10193,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[4],"tags":[4488,4491,4495,4493,4492,4490,4486,4494,4487,4489],"newstopic":[],"class_list":["post-10192","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-andi-idris-manginruru","tag-budaya-sulawesi-selatan","tag-kabupaten-sumenep","tag-kerajaan-nusantara","tag-keraton-sumenep","tag-kesultanan-gowa-tallo","tag-madura-ethnic-carnival-2026","tag-majelis-adat-kerajaan-nusantara","tag-mec-sumenep-2026","tag-putra-mahkota-kesultanan-gowa-tallo"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10192","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10192"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10192\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10194,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10192\/revisions\/10194"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10193"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10192"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10192"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10192"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=10192"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}