{"id":100,"date":"2017-07-28T02:23:51","date_gmt":"2017-07-28T02:23:51","guid":{"rendered":"http:\/\/timurindonesia.com\/?p=100"},"modified":"2017-07-28T02:23:51","modified_gmt":"2017-07-28T02:23:51","slug":"bellapitunrupa-tradisi-menyambut-10-muharram","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/bellapitunrupa-tradisi-menyambut-10-muharram\/","title":{"rendered":"Bella\u2019Pitunrupa Tradisi Menyambut 10 Muharram"},"content":{"rendered":"<p>Sudah menjadi tradisi masyarakat di Makassar dalam\u00a0\u00a0menyambut 10 muharram , masyarakat membuat\u00a0bubur\u00a0tujuh macam yang diistilahkan bella pitunrupa (Bubur\u00a0Syura).\u00a0Bubur\u00a0tersebut diantaranya,\u00a0bubur\u00a0ketan hitam,\u00a0bubur\u00a0santan putih,\u00a0bubur\u00a0kacang hijau, dan\u00a0bubur\u00a0labu. Untukbubur\u00a0santan \u00a0dihias beragam buah-buahan dan lauk pauk. Hiasan tersebut sengaja diberikan beragam warna sehingga kelihatan indah.<\/p>\n<p>Membuat\u00a0bubur\u00a0pitun\u00a0rupa\u00a0merupakan tradisi turun temurun yang hingga saat ini masih terus dibudayakan oleh masyarakat Bugis-Makassar. Tradisi tersebut dipercaya sebagai ucapan rasa syukur terhadap kemenangan nabi Muhammad dalam menyebarkan ajaran islam. Menyambut datangnya 10 Muharram biasanya sudah dipersiapkan sejak tiga hari. Beras yang akan dibuat\u00a0bubur\u00a0sudah dibersihkan dan sehari sebelumnya sudah dicuci.Bahan-bahan membuat\u00a0bubur\u00a0Syurah\u00a0\u00a0juga dipersiapkan sehari sebelum datangnya 10 Muharram.<\/p>\n<p>\u201csaya sudah 30 tahun menyambut 10 Muharram dengan tradisi membuat\u00a0bubur\u00a0syurah. Biasanya saya membuat\u00a0bubur\u00a0dengan jumlah yang banyak 81 piring tetapi kali ini saya hanya membuatnya 41 piring saja,\u201d ujar Dg. Sunggu salah seorang warga Rappocini yang setiap tahunnya disibukkan dengan membuat\u00a0bubur\u00a0Syurah saat 10 Muharram tiba.<\/p>\n<p>Ibu yang berusia 65 tahun ini, terlihat tengah sibuk menata\u00a0bubur\u00a0bur di ruang tamu rumahnya.\u00a0Bubur\u00a0yang berjumlah 41 piring tersebut disusun selang seling antara\u00a0bubur\u00a0merah,\u00a0bubur\u00a0putih dan\u00a0bubur\u00a0ketan hitam. Selain\u00a0bubur\u00a0terdapat pula tiga sisir pisang raja. Setelah menyusun\u00a0bubur\u00a0diatas karpet, ibu dari sembilan orang anak inipun mengisi empat gelas air putih sambil menunggu imam mesjid untuk berdoa untuk keselamatan.<\/p>\n<p>Dg. Sungguh yang siang kemarin menggunakan sarung sutra kuning, baju coklat dipadukan dengan kerudung putih mulai membakar dua batang lilin putih, kemudian mempersilahkan imam yang dipanggilnya guru, untuk membaca doa. Hanya berselang lima menit, H. Sikki pun mulai berdoa.<\/p>\n<p>Menurut Dg. Sunggu, kebiasaan dari nenek moyangnya ini sudah berjalan sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. Dan sebagai generasi penerus, sangatlah tidak wajar dan merasa tidak nyaman jika tradisi tersebut tidak dilanjutkannya. Atas dasar itulah pihaknya sengaja menyisihkan uangnya untuk membeli bahan membuat\u00a0bubur\u00a0syurah.<\/p>\n<p>Sambil mengenang cerita dari kedua orang tuanya yang kala itu dirinya masih remaja,biasanya\u00a0\u00a0kedua orang tua Dg. Sungguh membuatbubur\u00a0tujuh macam dengan jumlah seratus piring.\u00a0Bubur\u00a0yang sudah dibaca itu kemudian dibagikan ke seluruh sanak keluarga dan para tetangga, dengan harapan berbagi kebaikan dengan yang lain. Bukan hanya keselamatan bagi dirinya sendiri tetapi juga mendoakan keselamatan keluarga dan para tetangga.<\/p>\n<p>Dg. Sungguh juga mengaku kerap kali mendengar cerita dari neneknya bahwa tujuan merayakan 10 Muharram dengan membuat\u00a0bubursyurah ini, sebagai bentuk tolak bala, agar seluruh keluarga dijauhkan dari marabahaya. \u201cMungkin karena mengingat pesan dari orang tua, sampai saya kadang merasa takut jika tidak membuat seperti ini,\u201d katanya kemarin di rumahnya Jl Rappocini Raya. Selain membuat\u00a0bubur, Dg. Sungguh juga mengakui dihari 10 Muharram ini merupakan hari baik jika membeli peralatan rumah tangga atau pakaian dalam. Alasannya hampir sama, dianggap sebagai hari kemenangan. (andi amriani)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sudah menjadi tradisi masyarakat di Makassar dalam\u00a0\u00a0menyambut 10 muharram , masyarakat membuat\u00a0bubur\u00a0tujuh macam yang diistilahkan bella pitunrupa (Bubur\u00a0Syura).\u00a0Bubur\u00a0tersebut diantaranya,\u00a0bubur\u00a0ketan hitam,\u00a0bubur\u00a0santan putih,\u00a0bubur\u00a0kacang hijau, dan\u00a0bubur\u00a0labu. Untukbubur\u00a0santan \u00a0dihias beragam buah-buahan dan lauk pauk&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":101,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[22],"tags":[80,102,104,208,250,282,302,306,337,381,496,497,548,604,625,627],"newstopic":[],"class_list":["post-100","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-bella","tag-bubur","tag-bugis","tag-hitam","tag-kacang","tag-ketan","tag-kuliner","tag-labu","tag-makassar","tag-muharram","tag-pitu","tag-pitunrupa","tag-rupa","tag-syura","tag-tradisi","tag-tujuh"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=100"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=100"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}