Guru Besar Uncen Papua Dapat Rekomendasi dari Hanura Maju di Pilbup Selayar

13
Bagikan via

Timurindonesia.com, Makassar – Bakal calon Bupati Selayar, Prof Akbar Silo mendapat rekomendasi Partai Hanura sebagai kendaraan di Pilkada Serentak 2020. Saat ini, Hanura merupakan partai pertama memberikan surat tugas kepada Prof Akbar.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita telah mendapat surat tugas dari partai Hanura. Tentu ini menjadi awal yang baik untuk ikut berkompetisi di Pilkada Selayar,” ujar guru Besar Uncen Papua, Kamis (12/3/2020).

Meskipun, Hanura hanya memiliki satu kursi untuk mengusung Prof Akbar Silo – Daeng Marowa di Pilkada Selayar. Tapi, Prof Akbar optimis mampu mencukupkan kuota enam enam kursi di pemilihan bupati di kepulauan Selayar.

“Ini tandanya kita siap pulang kampung menangkan hati nurani rakyat, Insya Allah dalam waktu yang tidak lama lagi kita akan segera didapatkan enam kursi,” tuturnya.

Ketua Percepatan Pembangunan Kabupaten Jayapura ini, mengaku, keluarnya surat tugas dari partai Hanura telah menetralisir kegelisahan publik jikalau dirinya bersama Daeng Marowa tidak jadi maju di Pilkada Selayar.

” Kalau tidak ada perubahan, kita sudah targetkan 12 kursi untuk menghadapi Pilkada Selayar,” ungkap Prof Akbar Silo.

Terkait partai – partai apa saja yang tergabung di dalamnya. Akbar Silo mengaku akan di sampaikan dalam waktu dekat. Diketahui, penyerahan rekomendasi dilakukan di DPP Hanura dan disaksiakn beberapa pengurus DPP.

Sekretaris Hanura Sulsel, Affandy Agusman Aris mengatakan, meskipun di Selayar Hanura hanya memiliki satu kursi. Pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan bakal calon Prof Akbar Silo dan Wakilnya Deng Marowa.

“Kami realistis, meskipun hanya satu kursi di Selayar. Tapi tetap mengusung Prof Akbar Silo bertarung di pilkada 2020,” ujarnya.

Dia meminta, agar Guru besar Uncen Papua itu agar segera membangun komunikasi politik untuk melengkapi partai koalisi sesuai ketentuan KPU.
“Selayar kita sudah sampaikan ke Prof Akbar Silo. Kita minta lengkapi kursi,”
katanya.

Leave a Reply