Pembangunan Bendungan Baliasse Lutra Terkendala Pembebasan Lahan

22
Bagikan via

Oleh: Safwana

timurindonesia.com,Makassar–Bendungan Baliasse yang berlokasi di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulsel ini, diperkirakan mampu megaliri sekitar 21 ribu hektare sawah. Rencana pembangunannya merupakan program strategis nasional.

Namun, untuk percepatan progres pembangunan sampai saat ini, masih terkendala pembebasan lahan. Pemerintah daerah menuai hambatan dan tantangan, sehingga melibatkan pemerintah provinsi dalam rapat koordinasi untuk membahas pembebasan lahan.

“Dengan adanya Bendung Baliase, Luwu Utara nantinya bisa menjadi penyangga pangan di Sulsel, bahkan Nasional. Saat ini yang jadi masalah adalah masalah saluran bendungan yang belum tuntas. Tahap pertama di hari Selasa akan diselesaikan pembayarannya, kita harap akan ada akselerasi di tahap ke dua,” kata Andi Sudirnan, saat di wawancarai di Ruang Rapat Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Sulsel, Kamis, (5/3/ 2020).

Masalah sosialisasi juga menjadi kendala, oleh karena itu, pendekatan akan terus dilakukan kepada masyarakat. “Pendekatan akan dilakukan lebih baik lagi, dibantu sinergitas dari Pemerintah Pusat, Pemprov, dan Pemkab. Bendungan ini juga akan menjadi kebaikan bagi semua, khususnya dalam menggerakkan roda perekonomian di Luwu Utara. Semoga semuanya berjalan lancar,” sambungnya.

Dengan 21 ribu hektar sawah yang akan dialiri, maka otomatis akan mendatangkan hasil panen yang luar biasa untuk masyarakat.Dalam pertemuan ini, disepakati tindaklanjut koordinasi akan terus dilakukan Pemerintah Pusat, Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Daerah Luwu Utara, agar Program Strategis Nasional ini dapat selesai dan anggaran bantuan pusat dapat terserap.

Leave a Reply