Diduga Korban Salah Tangkap, Siswa SMK di Gowa Dianiya Hingga Masuk UGD

53
Bagikan via

Oleh: Akbar

Makassar – Seorang siswa SMK Negeri 2 Sungguminasa, Gowa, Sulsel, Abu Bakar Ramadhan dianiaya sejumlah orang saat sedang menjalani proses belajar mengajar hingga korban mengalami luka memar di bagian jidak. Pelaku tersebut memiliki ciri – ciri bertubuh tegap dan berpakaian preman.

Diduga, pelaku yang menganiaya Abu Bakar berjumlah lima orang. Dari pengakuan korban yang dipaparkan Ayahnya Irwan Tompo, kronologi kejadian memilukan tersebut terjadi, Jumat (21/2/2020) kemarin .

Di mana secara bersamaan mereka memasuki ruang kelas 10, jurusan teknik komputer jaringan B tanpa meminta izin.
Saat guru yang mengajar di kelas tersebut menanyakan apa tujuan mereka. Sontak salah seorang dari mereka menampilkan sikap arogan dan membentak sang guru, kemudian diminta tidak ikut campur.

Siswa SMK 2 Sungguminasa, Gowa, Abu Bakar Ramdhan, terbaring di Ranjang ruang UGD RS Syekh Yusuf,  diduga jadi Korban salah tangkap, Jumat (21/2/2020).

Sekilas, mereka mendatangi Abu Bakar. Tanpa aba – aba, siswa yang duduk di bangku kelas 1 SMK ini, langsung diseret keluar kelas. Disitulah satu – persatu memukuli dan menginjak-injak lelaki kelahiran Wamena, Papua, tersebut .

” Guru beserta siswa yang lain tidak bisa berbuat apa-apa karena karena ketakutan. Selesai dipukuli hingga di luar sekolah, korban dimasukkan ke dalam bagasi belakang mobil kemudian dibawa pergi,” kata Irwan mengutip pengakuan Abu Bakar.

Menurut Irwan, di tengah perjalanan entah tujuan ke mana. Mobil tersebut mendadak berhenti dan mengeluarkan korban dari bagasi, lalu sesorang pria mendatangi mobil tersebut dan mengatakan, “Salah orang maki sede,” kata Abu Bakar kepada Irwan mengingat percakapan kala itu.

Kemudian, Abu Bakar dimasukkan kembali ke dalam mobil dan dibawa ke rumah sakit. “Kemudian mereka meninggalkannya di ruangan unit gawat darurat (RS Syekh Yusuf),” kata Irwan.

Setelah mendapat perlakuan kasar tersebut, pihak keluarga Abu Bakar telah melaporkan kejadian memilukan ini ke Polres Gowa dengan nomor laporan STTLP/158/II/2020/SULSEL/RESGOWA/SPKT.

Hingga berita ini dituliskan, saat dikonfirmasi belum ada komentar dari pihak Polres Gowa.

Leave a Reply