Dubes Inggris- Wagub Sulsel Bahas Potensi Kerjasama

4
Bagikan via
Dubes Inggeris untuk Indonesia bertemu Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman di Ruang Lakipadada Rujab Gubernur Sulsel.

 

Oleh: Safwana

Dubes Inggris Owen Jenkins dan Wakil Gubernur Sulsel membahas potensi kerja sama bidang pendidikan, pariwisata, pengembangan infrastruktur pelabuhan, dan energi terbarukan.

“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami bisa memaparkan potensi kerjasama Sulsel dan British Goverment melalui penyambung kedutaan Inggris. Komitmen kami adalah membangun infrastruktur jalan terisolir, RS regional dan lainnya serta bagaimana menciptakan ekonomi baru melalui program yang kami lakukan” ungkap Owen Jenkins di Ruang Lakipadada Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (26/11) malam.

Jenkins mengatakan, saat ini, kedutaan Inggris melakukan kerjasama dengan pemerintah Indonesia di bidang kemaritiman untuk meningkatkan kapasitas pelabuhan dan keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program ‘Skills of Prosperity’. “Sehingga perdagangan Indonesia dapat tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Sementara, Wagub Andi Sudirman mengatakan, jika pengembangan program kebijakan pemerintah Sulsel dalam lima tahun selanjutnya adalah untuk membangun Sulsel menjadi inovatif, produktif, kompetitif, inklusif dan berkarakter.

“Lima program prioritas itu adalah pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui hilir komoditi peternakan dan perikanan, pengembangan infrastruktur yang mencakup hingga komunitas daerah terpencil, rumah sakit daerah di enam (6) area dan ambulans, birokrasi anti korupsi dan pendidikan warga sipil, dan destinasi wisata yang bersesuaian kearifan lokal serta berstandar internasional,” ungkap Andi Sudirman.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah Sulsel Prof. HM Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman selalu terbuka pada investor yang datang dan melihat serta menjalin kerja sama yang bisa dilakukan di masa akan datang.

“Dukungan investor ini adalah penyederhanaan sistem lisensi dalam investasi, Sumber daya yang cukup untuk industri dan pasar termasuk pengoprasian pelabuhan direct port call ekspor dari Makassar ke Asia-Eropa-Amerika, Kelebihan listrik naik 450 MW, Cadangan air melimpah dari lima DAS besar dan beberapa danau, Dan Pembangunan transportasi penghubung dengan Rencana Jaringan Jalan tol Mamminasata pembukaan akses jalan di area isolasi termasuk Seko-Rampi, Bua-Rantepao, Parigi dan Bungoro,” jelasnya. (Ani)

Leave a Reply