Dosen edukasi stunting kepada warga Bone peringati Dies Natalis Unhas

6
Bagikan via

Makassar, Timurindonesia.com — Dosen Universitas Hasanuddin semakin menunjukkan eksistensinya memutus mata rantai peningkatan angka stunting di Sulawesi Selatan dalam rangka Dies Natalis ke 63.

Hal tersebut ditunjukkan dengan Pengabdian Masyarakat oleh Perhimpunan Dokter Gizi Medic yang mengambil tema “Pencegahan Stunting pada Balita Melalui Pemberdayaan Kader Dasawisma” Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone pada 27-29 Juli 2019.

Ketua Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas, Dr dr Citrakesumasari, M.Kes.Sp.GK menyampaikan materi berisi metode praktis penentuan kasus stunting.

“Biaya keseluruhan kegiatan ini ditanggung sepenuhnya oleh pihak Unhas,” katanya.

Menurutnya, melalui kegiatan yang digelar membuktikan adanya koordinasi, komunikasi dan sinergitas dari semua sektor, dalam rangka mencegah peningkatan kasus stunting yang tentunya akan turut memengaruhi derajat kesehatan penerus bangsa ke depannya.

“Kita berharap kegiatan ini dapat memotivasi para kader dasawisma yang merupakan ujung tombak penyaring informasi untuk melakukan deteksi dini kasus stunting yang selanjutnya akan dikoordinasikan ke puskesmas agar dilakukan langkah-langkah konkrit selanjutnya,” ungkapnya.

Selain itu, Kabupaten Bone juga akan menjadi tujuan kunjungan sebagai bagian dari rangkaian acara puncak dies natalis pada pertengahan Agustus mendatang.

Sementara Sekretaris Camat Barebbo Kabupaten Bone, A Supriadi SH menyampaikan apresiasi dan rasa syukur dengan adanya kegiatan yang telah dilakukan.

“Ini sangat membantu pemerintah, desa, dan kelurahan sekecamatan Barebbo dalam penanggulangan dan pencegahan stunting apalagi kegiatan ini merupakan nawacita bapak presiden Jokowidodo tangkasnya,” ungkapnya.

Leave a Reply