Dinkes Makassar terapkan area CFD Pantai Losari menjadi KTR

31
Bagikan via

Makassar, Timurindonesia.com – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kesehatan telah menerapkan area Car Free Day Pantai Losari sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) menindaklanjuti penerapan peraturan KTR sejak 2013.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengemukakan aksi yang dimulai hari ini, Minggu, merupakan implementasi dari peraturan KTR tahun 2013 namun sebagai salah satu lokus utama dimulai dari area CFD Pantai Losari.

“Kita masuk melalui CFD yang digelar setiap pekan karena ternyata masih banyak yang merokok di situ, jadi kita mulai dari Pantai Losari dan akan berlangsung seterusnya,” ungkapnya di sela-sela kegiatan berlangsung.

Disampaikan, asap rokok mengandung gas dan partikel-partikel dengan 4000 zat kimia mematikan dan 60 lainnya mengakibatkan kanker.

Olehnya jika seseorang terpapar asap rokok, ia akan beresiko akibat langsung maupun akibat jangka panjang. Akibat langsung dari paparan asap rokok dapat mengakibatkan iritasi mata,sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, pusing dan nausea.

Sementara pada jangka panjang, paparan asap rokok akan meningkatkan resiko terkena penyakit seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, stroke, penyakit saluran pernapasan, infeksi saluran pernapasan atas, dan asma pada anak-anak.

Pada aplikasinya, kegiatan ini juga didorong oleh penjabat Wali Kota Makassar, Muhammad Iqbal Suhaeb yang telah mengikuti Simpusium international Tobaco beberapa waktu lalu di Unhas dan Iqbhal menjadi keynote speakernya.

“Rencananya kegiatan ini juga kami mengarah ke lingkup yang lebih menyeluruh seperti area CFD Boulevard dan Jalan Hasanuddin,” ungkqpnya.

Leave a Reply