Danny: CBFW Simbol Keistimewaan Makassar di Bidang Fesyen

49
Bagikan via
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto secara resmi membuka Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) 2019 di Hotel Sheraton Makassar, Rabu (3/4/2019). Foto: Dok.Humas

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto secara resmi membuka Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) 2019. Even yang digelar ke empat kalinya tersebut bersamaan dengan Fashion and Beauty Female on the Move (FEMME) digelar di Hotel Sheraton Makassar, Rabu (3/4/2019).

Menurut Danny, Celebes Beauty Fashion Week ini sudah menjadi bagian dari kalender pariwisata Kota Makassar. Sejak pemerintahannya, teracatat agenda fashion tersebut telah berlangsung selama lima tahun.

“Tidak gampang membuat magnet terutama fesyen keluar dari Jakarta dan Bandung. Saya kira Femme ini sudah terbukti menjadi magnet tersendiri apalagi mengusung tema-tema yang secara tematik sangat ikonik,” ucapnya.

The Future of Culture menjadi sebuah tema yang sangat baik. Sebuah judul yang menjawab begitu banyak tantangan. Terutama kaum milenial untuk memahami akar kreatifitas, yang disebutnya berawal dari culture.

Danny mengatakan, budaya memiliki nilai dan keistimewaan tersendiri. Sehingga ia akan menjadi pembeda dengan yang lain.

Ia mencontohkan batik lontara yang coraknya berasal dari huruf lontara warisan budaya Bugis Makassar. Lontara bukan sekadar corak seperti batik-batik lain. Ia mengandung pesan leluhur yang tertuang melalui ‘Kelong’ atau puisi. Dan itu sudah menjadi bagian sejarah dan menjadi trend hari ini.

“Dia punya nilai yang berbeda. inilah bagian dari mengeksplorasi budaya kita, baru Makassar dan sekitarnya saja kita sudah bisa dapat value yang sangat baik,” pungkas Danny.

Selain di event tersebut, Wali Kota penggagas F8 ini juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dunia fashion yang telah mengambil kontribusi besar di event Makassar International Eight Festival (F8).

Karena itu, hadirnya Femme di Kota Makassar menurut Danny mengingatkan tentang keistimewaan kota yang dipimpinnya itu, memperlihatkan Indonesia sedemikian maju dalam fesyen.

“Dan Femme ini mengingatkan kita bahwa Makassar bisa juga menjadi magnet fesyen Indonesia,” tutupnya.

Leave a Reply