Danny Pungut Sampah pada Baksos HPSN Kejati Sulsel

12
Bagikan via

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto tampak memunguti sampah yang berserakan di pusat ikon Kota Makassar, di Anjungan Toraja Mandar Pantai Losari Pantai bersama Kajati Sulsel, Tarmizi, Jumat (21/03/2019)

Aksi ini dilakukan Danny saat hadir pada Kerja Bakti dan Bakti Sosial (Baksos) dalam rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang dilaksanakan kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan.

Danny menyampaikan Makassar adalah simbol kebersihan kota dan simbol kota Makassar ada pada Pantai Losari. Sehingga jika Pantai Losari kotor, maka pikiran orang, Makassar ini kotor, sebaliknya jika tempat itu bersih maka orang akan menilai Makassar bersih tanpa harus melihat di tempat lain.

“Karena itu kami tidak tinggal diam, dan alhamdulillah teman-teman tidak pernah surut semangatnya untuk membersihkan laut kita,” kata Danny Pomanto.

Masalah mendasar di Pantai Losari adalah sampah plastik. Persoalan plastik laut keluar dari muara kanal. Kesulitan pemerintah kota karena kanal adalah otoritas balai pemerintah pusat. Sementara laut di bawah penguasaan pemerintah provinsi. Akan tetapi pemerintah kota yang mendapat kecaman jika kotor.

Sampah di Makassar telah mencapai 1200 ton per hari. Dalam dua tahun terakhir pemerintah telah berhasil mereduksi hingga 30 persen. Sehingga produksi sampah sisa 900 ton.

Danny menjelaskan hal tersebut berkat kehadiran 1000 bank sampah swadaya masyarakt. Bank sampah ini tumbuh dan berkembang dengan baik hingga mampu menghidupi 32000 kepala keluarga.

Leave a Reply