IMFEX 2019, Liestiaty Nurdin: Busana Muslim tidak lagi Kampungan

59
Bagikan via

MAKASSAR — Indonesia Moslem Fashion Expo (IMFEX) 2019 telah resmi dibuka Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sulawesi Selatan, Liestiaty F Nurdin.

Lies sapaannya membuka IMFEX 2019 ditandai dengan pemukulan gendang oleh Liestiaty didampingi General Manager Claro Hotel Makassar, Anggiat Sinaga, Kamis (14/03/2019).

Pada kesempatan tersebut, Lies menyampaikan apresiasinya pada even bergensi tersebut, dan menyatakan sangat mensupport event-event serupa, yang dianggap mampu mengembangkan industri fashion Sulawesi Selatan dan Makassar pada khususnya.

“Ini kan muslim fashion expo, artinya dengan berhijab bukan berarti kita ketinggalan trend fashion, model-model hijab sekarang tidak lagi kampungan,” ungkapnya.

Selain itu, Lies mengatakan, saat ini 90 persen perempuan di Sulsel telah mengenakan hijab, ini berarti perkembangan trend pakaian Muslim memang juga harus menyertai.

Fashion show pada pembukaan IMFEX 2019 di Claro Hotel Makassar, Kamis (14/03/2019). Foto: Dok.TimurIndonesia.com

“Busana muslim sekarang sangat tidak lagi kampungan, tapi kita malah sudah sangat cantik dengan lebih muslimah,” katanya.

Bukan hanya mengapresiasi even busana fashion muslimah ini, tapi juga mengingatkan kepada pengunjung yang didominasi kaum Hawa untuk “sadari” (sadar diri) dalam rangka mencegah penyakit kanker.

Menurutnya, kaum Hawa sangat rentan terkena jenis penyakit ini, sehingga segera harus ditangani melalui check up rutin oleh dokter. Apalagi penyakit ini bisa berakibat fatal jika lambat ditangani.

“Di sini juga ada dari yayasan kanker, jadi saya meminta ibu-ibu untuk selalu check up,” imbaunya.

Menurut dokter, kata Lies sapaannya, kanker payudara tidak mudah dan bisa dideteksi hanya dengan mata namun harus memeriksakan diri ke dokter. Sebab kanker baru bisa terasa maupun terlihat jika stadium 3 atau 4.

Foto bersama Ketua PKK Sulsel, Liestiaty F Nurdin bersama anggota Dekranasda pada pembukaan IMFEX 2019 di Claro Hotel Makassar

“Kelihatan perubahan sedikit harus cepat, karena jika masih stadium 1 dan 2, insyaAllah masih bisa dibantu,” katanya.

Owner Art Pro selaku pelaksana even, Andi Dian Tjenning Pamai membenarkan hal ini, bahwa terdapat stand yayasan kanker yang memberikan pelayanan kesehatan kepada pengunjung.

“Jadi di sana kita bisa periksakan kesehatan, ada dokter disiapkan dan itu free,” katanya.

Pemeriksaan kesehatan khususnya pada pencegahan kanker payudara dan serviks harus lebih dini dilakukan oleh kaum perempuan. Sebab sampai saat ini Makassar menjadi wilayah dengan penderita kanker yang masih tinggi di Indonesia.

Leave a Reply