Wawali Makassar panen sawah di tengah kota

55
Bagikan via

MAKASSAR – Menemukan tanaman padi di tengah kota Makassar sepertinya hal yang sangat sulit. Namun ternyata itu masih dapat kita temui di Kelurahan Mannuruki, tepatnya di Jl Mamoa.

Jenis padi yang ditanam pun termasuk padi unggulan jenis celebes. “Rasa beras celebes lebih nikmat,” ujar dg Ngunjung, pengelola sawah milik H Rasyid, Minggu (10/3/2019).

Dapat ditemui di tengah-tengah pemukiman padat warga, menjadikannya sebuah pemandangan yang cukup unik. Sehingga sepetak sawah yang dikelola Dg Ngunjung sejak 10 tahun silam ini mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal.

“Sekitar 10 tahun saya garap, dengan panen sekali setahun,” ujar Dg Ngunjung kepada Wakil Walikota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI, yang menyempatkan diri menikmati suasana panen di sawah Dg Ngunjung.

Untuk penanaman hingga panen, dg ngunjung tidak merasa kerepotan, “Kita tanam disaat musim hujan di bulan 11, dan alhamdulillah hari ini kita panen dan disaksikan langsung oleh Wakil Walikota,” ujarnya haru dan bangga.

Sementara Deng Ical, sapaan Wawali Makassar dalam kunjungan tersebut menyempatkan menyabit langsung padi yang siap panen, hingga memisahkan gabah dari batangnya. Gabah dipisahkan dari merang atau padi dengan cara dipukul-pukul.

Hal yang semakin menarik menurut Deng Ical karena dalam proses penanaman hingga panen, masih menggunakan cara yang sangat tradisional.

“Di desa biasanya tanam padi menggunakan traktor, panen pun menggunakan mesin panen, tapi disini dari proses penanaman hingga panen masih sangat tradisional dengan cara dipukul-pukul,” ujar Deng Ical sambil memperagakan cara memisahkan gabah dari batangnya.

“Proses ini terbilang langkah, dan sangat baik jika dilestarikan agar anak-anak dapat melihat secara langsung, bukan hanya sebatas kisah dongeng bagi mereka,” tutupnya.

Leave a Reply