Aplikasi HELPer Dirilis Maret 2019

117
Bagikan via

MAKASSAR – Layanan jasa HELPer Indonesia telah dapat digunakan via aplikasi Maret ini. Harapannya memudahkan waktu produktif para pengguna dengan berbagai fitur yang disediakan. Tentunya untuk menaikkan taraf ekonomi bagi para mitra HELPer.

Helper adalah sebuah platform layanan jasa berbasis teknologi yang mulai beroperasi pada 17 Agustus 2018. Melalui HELPer, pengguna dapat menggunakan jasa seseorang guna melakukan pekerjaan tertentu untuk mereka.

Chief Operational Office Of HELPer, Nurul Fitria Tuhalele mengatakan, berusaha menghilangkan gap buruh dengan mengupayakan para HELPer bekerja memberdayakan otak dan otot secara efektif.

Pasalnya, selama ini masyarakat hanya mengenal buruh kasar, berkerah biru sebagai pekerja yang hanya sekadar menggunakan otot. Sementara pekerjaan buruh profesional berkerah putih yang pekerja menggunakan tenang otak.

“Namun pada intinya, semuanya adalah pekerja,” katanya dalam keterangan rilisnya, Kamis (7/03/2019).

Cara pandang berbeda untuk para buruh kasar di Indonesia ini, menjadi salah satu alasan HELPer hadir sekaligus bagian dari gerakan untuk mengubah stigma pekerja yang termarginalkan di Indonesia.

“Upah yang sebanding akan kami usahakan di sini, dimana HELPer bisa menentukan serta mengukur sebanding atau tidaknya biaya jasa yang mereka terima dengan pekerjaan yang ditawarkan pelanggan,” tambahnya.

Hal ini bertujuan sekaligus mengubah stigma masyarakat akan kehadiran buruh yang selama ini dianggap sebagai pekerjaan rendahan dan berpenghasilan minim.

Dengan adanya HELPer yang berbasis di Kota Makassar, diharapkan stigma untuk para buruh kasar bisa berubah seperti negara tetangga, mendapat penghargaan tinggi dengan menawarkan jasa dan imbalan yang sesuai atau wajar.

“Bercermin dari Australia, para buruh kasar amat sangat dihormati dan memiliki penghasilan yang tinggi, ink sangat berbanding terbalik dengan keadaan yang ada di Indonesia,” tandasnya.

Leave a Reply