Teken petisi kampanyekan pemilu bersih di Makassar

44
Bagikan via

MAKASSAR — Seratusan warga Makassar tampak antusias menandatangani petisi “tolak politik uang pada pemilu 2019” sebagai aksi Kampanye Pemilu Bersih untuk pemilu yang lebih berkualitas.

Selain itu, kampanye tersebut juga berpesan untuk kenali dan telusuri rekam jejak para calon yang akan dipilih pada hari pemungutan suara 17 April 2019 mendatang kepada pengunjung Car Free Day (CFD) Boulevard, Makassar, Minggu.

Kampanye ini digelar oleh Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP)bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan.

Dimulai dengan longmar di sepanjang
Jalan Boulevard, peserta tidak lupa memboyong spanduk berisikan pesan-pesan pentingnya warga menolak transaksi jual beli suara dan menjadi pemilih cerdas pada pemilu 2019.

Koordinator aksi, Muhammad Ausan Haq mengatakan bahwa, kampanye ini merupakan upaya menginformasi masyarakat pentingnya memanfaatkan moment pemilu 2019 untuk memilih pemimpin baik pada eksekutif maupun legislatif.

“Kampanye ini selain ditujukan kepada warga atau pemilih dewasa, kita juga akan menyasar para pemilih muda (mileneal),” katanya.

Karena itu kampanye serupa akan digelar di berbagai kampus dan sekolah-sekolah menengah atas di Makassar.

Direktur Implementasi Program LSKP, Salma Tadjang menambahkan, selain mengajak masyarakat menjadi pemilih cerdas, yang perlu dikembangkan bagaimana warga bisa menjadi pemantau agar setiap kecurangan yang terjadi dapat dilaporkan ke Bawaslu.

“Kita berharap masa kampanye yang tersisa 41 hari ini dapat dipergunakan oleh pemilih untuk betul-betul mengenal calon dan tidak mudah percaya pada berita-berita bohong yang selama ini banyak beredar,” pungkasnya.

Hadir dalam kampanye ini anggota KPU Sulsel Faisal Amir, organisasi mahasiswa, kelompok-kelompok komunitas serta warga yang datang berbagai kelurahan se Kota Makassar.

Leave a Reply