Rekayasa Iklim, Warga Jeneponto Tanam 2000 Pohon

103
Bagikan via

JENEPONTO – Sedikitnya 400 orang menggelar penanaman 2000 pohon beringin di Desa Ujung Bulu Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto, Minggu 3 Maret 2019.

“Ide penanaman beringin ini sudah pernah digelar sebelumnya, tapi memang untuk kali ini jumlah pohonnya kami tambah sebagai upaya
merekayasa kondisi iklim kering di Jeneponto,” ungkap Kepala Desa Ujung Bulu, Mansyur, Selasa.

Pemerintah Desa Ujung Bulu memprakarsai gerakan penanaman pohon beringin ini dengan tema “Menanam Pohon Melanjutkan Kehidupan”.

Menurut Mansyur, dengan menanam sebanyak-banyaknya pohon akan mampu mengikat air dan menciptakan sumber-sumber air baru. Selain itu, tujuannya agar Desa Ujung Bulu bisa dikenal masyarakat luas sebagai destinasi agro wisata dan penghasil kopi terbaik di Jeneponto.

Sehingga, pada gerakan tanam 2000 pohon ini, turut berpartisipasi 50 komunitas bersama instansi. Di antaranya Dinas Pertanian dan Perkebunan Jneponto, Danramil Rumbia, Kapolsek Kelara Rumbia, DLHK Jeneponto, Fakultas Kehutanan Unhas, Komisi Pemuda Hijau Sulsel,Yayasan Lestari Mulia dan Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (Pupuk).

Sementara Ketua Pupuk Sulsel, Yusran menjelaskan, Kabupaten Jeneponto merupakan daerah yang beriklim kering dengan curah hujan yang rendah, mengakibatkan sebagian besar wilayahnya memiliki lahan marginal dan tandus.

Karena itu, kata Yusran, salah satu upaya untuk merekayasa hal tersebut adalah dengan menanam sebanyak-banyaknya pohon sebagai tempat cadangan air dalam tanah.

Adanya ketersediaan air yang cukup akan memantik tumbuhnya lapis-lapis ekonomi baru dan menunjang kegiatan pertanian yang selama ini telah memberikan sumbangan terbesar untuk pendapatan daerah (PAD).

“Gerakan ini merupakan program menanam untuk masa depan, bagian dari adaptasi dan mitigasi bencana,” terangnya.

Dengan memaksimalkan penyerapan air selama musim hujan dan secara perlahan melepaskannnya di musim kemarau, dan sebagai tabungan pohon yang berpotensi menjadi destinasi agrowisata.

Terkait aksi tanam pohon, sebelumnya juga telah digelar ramah tamah perkenalan serta penyajian Kopi Bonto Lojong khas Desa Ujung Bulu pada 1 Februari 2019.

Lalu dilanjutkan dengan workshop yang menyediakan materi fotografi, kebencanaan, ekonomi desa dan materi seduh kopi oleh barintas Handal.

Sementara penanaman pohon digelar secara serentak ditandai dengan suara tembakan oleh Danramil Kecamatan Rumbia. Di tempat yang sama juga digelar deklarasi menjaga kelestarian hutan.

Leave a Reply