Kedubes Inggris Latih Guru Muhammadiyah Makassar Bahasa Inggris

118
Bagikan via

Oleh: Nur Suhra Wardyah

MAKASSAR – Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris menggelar program peningkatan kapasitas bahasa Inggris bagi guru-guru Muhammadiyah di Makassar. Program ini bagian dari English for Indonesia yang diprakarsai British Council.

Program peningkatan kapasitas ini terdiri atas tiga Training of Trainers (ToT) secara
langsung, yang akan dilaksanakan di Jakarta, Surabaya dan pertama kalinya digelar di Makassar mewakili Indonesia Timur di Gedung LPMP Sulsel, Rabu (27/02/2019).

Melalui pelatihan tatap muka dan online dengan pelatih berpengalaman dari British Council, para guru akan mempelajari banyak strategi, metode dan materi belajar mengajar bahasa inggris yang kreatif, interaktif dan up-to-date.

Direktur British Council Indonesia, Paul Smith mengatakan, program ini bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para guru Muhammadiyah, sekaligus membantu mereka mengembangkan teknik serta materi belajar yang interaktif bagi semua murid.

“Diluncurkannya English for Indonesia dilandaskan oleh visi dan misi untuk
menemukan cara-cara inovatif dan kreatif dalam memberikan sumber belajar dan pengajaran bahasa Inggris terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ucap Paul Smith.

Karenanya, kata Paul, materi belajar online British Council ini didesain untuk melengkapi proses belajar bahasa inggris bagi semua tingkat melalui empat situs web, yaitu: Learn English Kids (untuk anak-anak beserta orang tua), Learn English Teens (untuk remaja), Learn English (untuk professional dan mahasiswa), serta Teaching English untuk guru yang berisi materi pendukung pengajaran dan pengembangan pedagogik.

Menurut Paul, peningkatan akses dan kualitas pendidikan juga merupakan salah satu fokus utama Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan dan sosial di Indonesia.

“Untuk itu, kami dengan bangga bermitra dengan Muhammadiyah melalui program peningkatan kapasitas berbahasa Inggris untuk para guru,” tandasnya.

Sementara Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik menjelaskan, kemampuan bahasa inggris akan memungkinkan pertumbuhan ekonomi melalui
perdagangan global. Serta menjadikan Indonesia sebagai pemain ekonomi dan politik berpengaruh di dunia.

“Sebagai salah satu organisasi Islam terbesar,
Muhammadiyah mampu memainkan peran kunci dalam membantu Indonesia meraih potensi-potensi ini,” katanya.

Bahasa Inggris, kata Malik, merupakan keterampilan penting di abad 21. “Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris akan membantu seseorang untuk mendaftar pekerjaan, meningkatkan gaji serta meningkatkan standar hidup,” lanjutnya.

Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, H.R Alpha Amirrachman, mengaku, Muhammadiyah dan British Council sudah menjalin kemitraan yang cukup lama, salah satu wujudnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Disampaikan, tantangan dunia kerja ke depan akan sangat kompetitif, karena itu penguasaan bahasa Inggris menjadi penting agar siswa menjadi lebih percaya diri ketika berinteraksi dengan masyarakat yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global.

“Kami mendorong agar guru-guru sekolah dan madrasah Muhammadiyah betul-betul
memanfaatkan kesempatan ini agar nantinya dipraktikkan di sekolah masing-masing untuk
mendorong siswa-siswa kita semakin menguasai Bahasa Inggris, salah satunya melalui Edukasi Digital Muhammadiyah (EduMu),” ungkapnya.

Leave a Reply