Ukhti, Sholehah Dambaan Imammu. Yuk, Pelajari Cirinya!

75
Bagikan via

Oleh: Indrawati

Wanita shalihah, tentu semua Muslimah ingin mendapatkan gelar ini. Gelar yang tentu saja bukan datang dari manusia tetapi dari pencipta manusia yaitu Allah Ta’ala. Namun, bukan berarti karena kita tidak tahu apakah kita berhak mendapatkan gelar ini atau tidak, akhirnya kita tidak mengusahakan untuk meraihnya. Setiap amal kebaikan haruslah kita usahakan, sekecil apapun itu.

Manusia adalah makhluk bebas. Dalam artian Allah Ta’ala memberikan pilihan baginya dalam menjalani kehidupannya. Apakah ingin menjadi orang baik yang berjalan di atas jalan kebenaran, mengikuti setiap aturan yang ditetapkan oleh Allah ataukah sebaliknya yaitu menjadi makhluk yang hina, jauh dari Allah dan petunjuk Rasul-Nya. Setiap pilihan akan menentukan akhir kehidupannya.

Setiap perjuangan pastilah membutuhkan modal atau bekal untuk menitinya. Seperti seorang mujahid yang akan bertempur di medan jihad. Tentulah ia harus menyiapkan segala kebutuhan dalam berjihad. Tekad yang kuat, niat yang ikhlas, persenjataan yang cukup bahkan bekal makanan dan obat-obatan. Semua harus dipersiapkan.

Sama halnya dengan seorang Muslimah yang ingin berjuang meraih gelar shalihah. Ia harus memiliki bekal untuk perjuangannya itu. Setiap amal perbuatan yang ia lakukan haruslah berlandaskan niat yang ikhlas. Semata-mata mengharapkan ridho Allah Ta’ala. Dalam menjalani kehidupannya, ia juga harus senantiasa berpegang teguh pada Alqur’an dan Sunnah sehingga perbuatan yang ia lakukan tidak bernilai sia-sia di sisi Allah.

Dalam sebuah hadits Qudsi yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Allah berfirman: “Aku sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih segala sesuatu yang tidak pernah terlihat oleh mata, tidak pernah terdengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia.”

Lahirkan Generasi Dambaan

Wanita shalihah adalah sebaik-baik perhiasan dunia, mengalahkan tumpukan emas, intan, dan permata serta perhiasan dunia apapun. hanya wanita shalihlah yang mampu melahirkan generasi rabbani yang selalu siap memikul risalah Islamiyah menuju puncak kejayaan shalihah atau tidaknya seorang wanita bergantung ketaatannya pada aturan-aturan Allah.

Kemuliaan wanita shalihah digambarkan Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam dalam sabdanya, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.”(HR.Muslim).

Dalam Alquran surat An-Nur: 30-31, Allah Ta’ala memberikan gambaran wanita shalihah sebagai wanita yang senantiasa mampu menjaga pandangannya. Ia selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Make up- nya adalah basuhan air wudhu. Lipstiknya adalah dzikir kepada Allah. Celak matanya adalah memperbanyak bacaan Alquran.

Wanita shalihah sangat memperhatikan kualitas kata-katanya. Tidak ada dalam sejarahnya seorang wanita shalihah centil, suka jingkrak-jingkrak, dan menjerit-jerit saat mendapatkan kesenangan. Ia akan sangat menjaga setiap tutur katanya agar bernilai bagaikan untaian intan yang penuh makna dan bermutu tinggi. Dia sadar betul bahwa kemuliaannya bersumber dari kemampuannya menjaga diri (iffah).

Ciri Wanita Shalihah

1. Wanita yang taat dan bertaqwa kepada Allah Ta’ala dan paham agama

2. Wanita yang bisa mengaji atau membaca ayat Alqur’an

3. Mampu menjaga aib dan rahasia suami

4. Wanita yang berakhlakul karimah

5. Tidak mudah marah pada suami

6. Selalu menyenangkan hati suaminya

7. Memberi perhatian pada suami

8. Menerima dan menghargai sekecil apapun yang suami berikan

9. Taat pada perintah suami

10. Bersolek hanya untuk suami dan tidak berlebihan dalam bersolek

11. Tidak suka keluar rumah jika tidak ada keperluan dan seizin suami

12. Wanita yang tidak pecemburu

13. Wanita yang tidak pemalas

14. Menjaga kehormatan dan harta suami

15. Mampu menghibur suami ketika sedang bersedih atau tertimpa masalah

*Berbagai Sumber

Leave a Reply