SMP 6 Makassar Wakili Indonesia di Konferensi ASEAN

147
Bagikan via
Wakasek Kesiswaan SMPN 6 Makassar, Muchlis S Pd M Pd bersama kedua siswanya Andi Muh Asyrafi Bukhti dan Andi Zivanka Azzahra Aurelia akan bertolak ke Batangas Philipina dalam rangka mewakili Indonesia di ajang konferensi se Asean pada 21-23 Februari 2019. Foto: Dok.Timur Indonesia

Oleh: Nur Suhra Wardyah

MAKASSAR – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Kota Makassar dipastikan mewakili Indonesia pada Asean Convergence Secondary Schools Summit 2019 di Batangas Philipina, 21- 23 Februari.

Wakil Kepala Sekolah bagian Kesiswaan, Muchlis S Pd M Pd yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa, menyampaikan, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Asean ke 40 pada tahun 2007.

Bersamaan dengan itu, digelar Asean School Tour yang memilih SMP 6 Makassar sebagai tuan rumah, kala itu.

Berdasarkan hal ini, kata Muchlis, pihaknya kembali mendapat undangan dari Sekjen Asean untuk mengikuti konferensi sekolah se-Asean, bersama sembilan sekolah lainnya dari Negara Brunei Darussalam, Philipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Sekjen Asean kembali mempertajam kerjasama dengan merencanakan konferensi sekolah bagi mereka yang pernah menjadi tuan rumah even Asean.

“InsyaAllah kita akan memboyong dua siswa yang memiliki kompetensi yang kompleks sesuai dengan rundown kegiatan di sana,” ucap Muchlis.

Kedua siswa tersebut yakni Andi Muh Asyrafi Bukhti dan Andi Zivanka Azzahra Aurelia, siswa yang kini tengah duduk di bangku kelas VIII SMPN 6 Makassar. Merupakan dua siswa yang akan mengikuti diskusi dan presentase dengan mengupas tiga tema utama, yakni Leadership in Asean konteks, peran pemuda dalam hubungan internasional dan pengaruh positif sosial media.

Andi Muh Asyrafi Bukhti dan Andi Zivanka Azzahra Aurelia akan bertolak ke Batangas Philipina dalam rangka mewakili Indonesia di ajang konferensi se Asean pada 21-23 Februari 2019. Foto: Dok.Timur Indonesia

“Kita memilih mereka karena bahasa Inggrisnya terlampau bagus untuk ukuran siswa se usianya. Mereka juga pintar menari dan bernyanyi. Jadi kita memang memilih siswa yang mempunyai kompetensi kompleks untuk ikut even sekelas ini,” kata Muchlis.

Pasalnya, even yang digelar selama tiga hari tersebut juga akan menampilkan budaya masing-masing negara, ground breaking dengan penanaman pohon pada Asean Unity Park.

Di sana, SMPN 6 Makassar memilih menanam pohon jati sebagai pohon khas Indonesia. Menjelaskan kegunaanya, asal dan sebagainya. Sementara untuk penampilan budaya akan menyuguhkan tarian Toraja.

“Kami berharap pelajar Indonesia khususnya SMP 6 Makassar makin dikenal di even international, dan SMP 6 bisa menjadi tuan rumah untuk skala Asean,” katanya.

Di tempat yang sama, Andi Muh Asyrafi Bukhti, bersama rekannya Andi Zivanka Azzahra Aurelia yang akan bertolak ke Philipina Rabu besok (120/02/2019) mengatakan sangat siap untuk mengikuti even ini.

“Very exited, karena kami mewakili Indonesia, bukan hanya sekelas kota atau provinsi. Kita bangga membawa nama Indonesia,” ucap Rafi, sapaannya.

Rafi juga mengaku telah menyiapkan bahan-bahan presentase dan penampilan budaya. “Kita sudah siap menampilkan budaya kita di hadapan delegasi berbagai negara,” tandasnya.

Leave a Reply