Milenial Harap Bukan Sekadar Janji di Debat Capres

22
Bagikan via

Oleh: Nur Suhra Wardyah

MAKASSAR — Sejumlah pemilih pemula berharap akan lahir jawaban cerdas sekaligus komitmen yang kuat dari kedua kandidat pada debat Calon Presiden (Capres) 2019, yang bakal dilaksanakan hari ini, Ahad (17/02/2019).

Debat capres kedua mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Seperti yang disampaikan Ketua Kualisi pemuda Hijau Indonesia (Kophi) Sulsel, Nasri bahwa pilihannya akan ditentukan oleh pemaparan maupun strategi kedua capres dalam mengatasi permasalahan yang ada di Indonesia. Apalagi ini kali pertama dia akan menggunakan hak pilihnya.

“Tergantung bagaimana hasilnya, jika kedua capres bagus maka pasti akan berfikir untuk memilih, tapi jika tidak yah bisa saja golput,” ungkapnya.

Membahas lingkungan hidup, Nasir berharap kedua capres bisa mempertajam penegakan hukum untuk bidang lingkungan, serta memperbanyak edukasi ke masyarakat untuk menjaga pelestarian lingkungan.

“Aturannya sudah ada, beberapa daerah juga sudah mengaplikasikan kresek berbayar, tapi ini belum maksimal karena pengawasannya masih kurang. Semoga capres bisa lebih memperhatikan isu-isu lingkungan,” pintanya.

Sementara mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (UNM), Nur Hidayatul Khaeriah mengaku, tema infrastruktur adalah hal paling penting untuk mendengar komitmen capres.

Pasalnya, menurut pemilih pemula berusia 20 tahun ini, upaya pemerintah dalam penanganan dan perbaikan infrastruktur terkhusus di daerah terpencil masih sangat kurang. Kondisi jalan masih ketinggalan jauh dibanding negara lain padahal dana yang Indonesia miliki hampir sama.

“Apalagi kan utang kita di luar negeri sudah kurang, jadi akan makin berpeluang membangun akses jalan, memperbaiki pelayanan umum,” tandas Daya.

Diharapkan, capres bukan hanya bisa lebih menguasai materi yang ditanyakan, namun sekaligus merealisasikan janji-janji yang disampaikan pada debat nanti. Sementara pemilih juga bisa lebih cerdas melihat strategi pemimpin yang akan diambil mengatasi permasalahan infrastruktur di Indonesia.

“Kita selaku warga negara dan generasi bangsa harus turut berpartisipasi, sekiranya jangan masa bodoh karena satu pilihan itu sangat berharga buat masa depan kita,” tanggapnya.

Leave a Reply