Genjot Pembenahan, RSKD Dadi Target Akreditasi Maret

29
Bagikan via
Pelaksana Tugas(Plt) Direktur RSKD Dadi, Dr Arman Bausat Sp.B, Sp.OT (K) Spine saat ditemui di ruang kerjanya. Dok.Timurindonesia.com

Oleh: Nur Suhra Wardyah

MAKASSAR – Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Provinsi Sulsel Dadi (Stroke Center) tengah menggenjot pembenahan untuk sertifikasi RS pada Maret mendatang. Ini merupakan kali pertama sertifikasi sejak rumah sakit ini dibangun.

Ditemui di ruang kerjanya, Pelaksana Tugas(Plt) RSKD Dadi, Dr Arman Bausat Sp.B, Sp.OT (K) Spine menyampaikan, pihaknya menargetkan bintang 3 atau 4 untuk sertifikasi perdana ini. Tentu dengan berbagai perbaikan dan pembenahan yang dilakukan utamanya dalam segi pelayanan.

“Saya tidak mau terlalu berfikir untuk capai paripurna dulu, targetku bintang 3 atau 4 saja, tidak usah bintang 5,” papar Dr Arman.

Berdasarkan pengalamannya, Dr Arman mengakui untuk mencapai bintang 5 sangatlah sulit, meski ia telah berhasil mencapai akreditasi tersebut saat menjabat sebagai Direktur RS Haji.
Alasannya, lahan rumah sakit yang begitu luas dianggap masih membutuhkan banyak pembenahan.

Upaya Dr Arman mencapai akreditasi sudah mulai digenjot dengan memenuhi segala persyaratan yang ada. Seperti perbaikan managemen, Pokja-pokja siapkan dokumentasi, SOP, penataan gedung, serta tata letak ruang.

“Sebab tata letak RS ini sebenarnya tidak memenuhi standar,tapi inikan sudah 10 tahun yang lalu,” katanya.

Rencananya, rapat untuk merampungkan dokumen-dokumen prasyarat sertfikasi RS akan segera dirampungkan, setelahnya akan dilanjut dengan pelatihan-pelatihan.

Penyegaran Sumber Daya Manusia (SDM ) sebenarnya telah dilakukan, hanya saja kata Arman perlu diulang- ulang sebab waktu akreditasi Maret nanti tidak lama lagi, sehingga tatkala mencapai waktunya maka para SDM yang ada akan jauh lebih siap.

Terkait kendala, menurut Dr Arman, kesepahaman atau kekompakan menjadi hal pokok yang harus dimiliki setiap tenaga kesehatan di RSKD Dadi.

Leave a Reply