Kabar Gembira, Disbudpar Sulsel Melayani Pengurusan Paspor

67
Bagikan via

 

Oleh:Safwana

MAKASSAR–Pemerintah rencana memudahkan pengurusan paspor dengan membuka layanan di Kantor Disbudpar Sulsel.

Jika selama ini pengurusan paspor hanya dilayani oleh Kantor Imigrasi kelas I Malassar, bulan depan pengurusan paspor bisa di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Sulsel.

Hal itu diungkapkan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel Ashari Radjamilo, saat menghadiri rapat Pelaporan Aksi Hak Asasi Manusia Daerah Tahun 2018 dan Capaian Atas Indikator Hak Asasi Manusia Tahun 2017/2018 di Provinsi Sulsel, yang digelar di Hotel Arya Duta, Makassar, Kamis (7/2).

Lanjutnya, untuk menghadirkan pelayanan pengurusan Paspor di Kantor Disbudpar, akan bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM RI dan Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM Sulsel.

“Nantinya akan ada satu ruangan disana untuk melayani pengurusan paspor,” katanya. Selain itu diharapkan agar seluruh himpunan pariwisata menyangkut masalah ASITA bisa berkantor di situ.

Sehingga, jika ada masyarakat membutuhkan pelayanan paspor bisa langsung di tempat tersebut.

Ia berharap Kementerian Hukum dan HAM RI dan Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM Sulsel mendukung hal tersebut.

“Paling lambat Maret akan datang terlaksana di sana, kami sudah siapkan prasarananya, tinggal saran dari Kementerian Hukum dan HAM Sulsel. Mudah-mudahan akan bisa terwujud dan bisa semakin mendekatkan pelayanan kita,” ujarnya.

Dari data yang dihimpun, permohonan pengurusan paspor setiap hari meningkat kurang lebih 300 pemohon. Baik untuk urusan pelaksanaan ibadah umroh maupun keluar negeri untuk liburan.

Saat ini pendaftaran pengurusan paspor di kantor imigrasi sudah melalui online. Dimana masyarakat mendaftar via online dan datang ke kantor imigrasi sesuai jadwal antrian yang sudah ditentukan saat mendaftar online.

Tidak seperti dua tahun yang lalu, masyarakat yang mengurus paspor harus datang ke kantor mengambil antrian dan kembali lagi membawa berkas empat hari setelahnya. Kondisi ini sangat merepotkan masyatakat yang tinggal di luar kota Makassar.

Leave a Reply