Sejak 2016, Invest Co-op Indonesia Edukasi 10 Ribu Warga Sulsel literasi keuangan

100
Bagikan via
Project Koordinator Invest Co-op, Herliani di Melia Hotel Makassar. Dok.Pribadi

MAKASSAR – Bekerjasama dengan Co-operative Development Foundation of Canada, Invest Co-op Indonesia telah mendampingi 10 ribu warga Sulawesi Selatan terkait literasi keuangan.

Pendampingan dilakukan dengan mengedukasi pengelolaan keuangan kepada10 ribu warga Sulsel, terdiri dari masing-masing 5000 perempuan dan laki-laki, sejak tahun 2016 hingga sekarang.

Sasarannya ialah bagi petani dan penambak tiga komoditi terbesar di Sulawesi Selatan, yakni rumput laut, udang dan bandeng.

“Jadi kita mendampingi dengan pembentukan koperasi, tapi bukan koperasi yang selama ini dimengerti masyarakat soal simpan pinjam. Mengelola keuangan kita ajarkan dan ini yang mereka butuhkan, terbukti sudah ada yang terlepas dari jeratan rentenir,” ungkap Project Koordinator Invest Co-op, Herliani di Melia Hotel Makassar.

Herliani menyampaikan, pihaknya telah melaksanakan pelatihan kecakapan keuangan, dengan terlebih dahulu mengajarkan menabung kepada warga sebelum menggunakan uangnya sebagai modal.

“Jadi pendampingan ini tidak menggunakan uang, tapi kita hanya technical asisten. Setiap dua bulan, ada volunter dari Kanada yang secara sukarela datang memberikan edukasi untuk mengelola keuangan masyarakat,” ungkapnya.

Pendampingan ini telah digelar di empat kabupaten, yakni Takalar, Bantaeng, Jeneponto dan Luwu Utara sebagai wilayah dengan mata pencaharian tiga komoditi terbanyak di Sulsel.

“Pelampung ramah lingkungan rencananya akan kami berikan kepada petani rumput laut di Takalar besok,” katanya.

Bukan itu saja, rombongan dari Kanada dan Invest Co-op Indonesia telah menggelar sebar benih dan gerakan bersih pantai di Sanrobone, Kabupaten Takalar, Sabtu ini (2/2/2019).

Penulis; Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply