Penuh Haru Suasana Makan Malam Pengungsi Korban Banjir

203
Bagikan via

 

MAKASSAR–Dua hari menginap di Masjid Balda Sakinah Samata belum mampu menghilangkan perasaan sedih 40 orang korban banjir, Kampung Bakung Samata Kabupaten Gowa.

Banjir yang menyapu Gowa, Selasa (22/1/2019) telah menenggelamkan tujuh kecamatan, dan enam orang tewas akibat kedinginan dan terseret banjir. Ratusan mengungsi ke beberapa titik aman.

Di Samata, masyarakat mengungsi ke Masjid Baldah sedikitnya 40 orang, dewasa, orang tua hingga balita. Rumah mereka tenggelam setinggi pinggang orang dewasa.

Masyarakat yang tinggal di perumahan sekitar masjid pun menyambut baik para pengungsi. Mereka memberikan bantuan yang dibutuhkan.

Haidir Fitrah Siagian salah seorang warga sekitar menjelaskan, kondisi sekarang sudah membaik. Masyarakat yang terkena banjir dibantu dan dihibur.
Bahkan bantuan sembakao datang dari para relawan.

“Tadi sore juga kami sempat ngopi-ngopi bersama. Mereka senang, kami pun riang. Mereka adalah saudara-saudara kami. Saudara seiman dan sekeyakinan. Saudara sebangsa dan setanah air,” katanya.

Sementara di pengungsian Masjid Mangalli Pallangga terdapat sedikitnya 300 orang pengungsi. Rata-rata mereka meninggalkan rumahnya akibat banjor dua metee.

Hamdana, salah seorang warga perumahan Mapala kelurahan Mangalli, Kecamatan Pallangga menjelaskan, rumahnya terendam selasa (22/1/2019), ia panik dan hanya mampu menyelamatkan dua orang anaknya yang masih kecil-kecil.

“Tidak ada pakaian dan barang-barang berharga yang bisa saya selamatkan,” katanya.

Oleh ; Andi Amriani

Leave a Reply