Takalar Siapkan 1000 Hektar Lahan untuk Industri Perikanan

48
Bagikan via

TAKALAR– Pemerintah Kabupaten Takalar menyiapkan sedikitnya 1000 hektar lahan untuk budidaya perikanan dengan Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo).

Kerjasama ini tertuang dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda dan Bupati Takalar Syamsari di Kantor Pusat Perum Perindo, Selasa (15/1/2019) kemarin.

Ini merupakan inisiasi Bupati Takalar untuk melakukan zonasi daerahnya. Pasalnya, terdapat empat kecamatan yang akan difokuskan untuk pengembangan industri perikanan.

Namun, untuk tahap awal akan mulai dikerjakan 20 hektare dengan konsep budidaya perikanan terintegrasi.

Budidaya udang vannamei, ikan bandeng dan nila di saluran ipal akan mengisi tambak tersebut.

Sementara untuk kepiting bakau dan lobster akan dibudidayakan di lahan yang didominasi oleh hutan mangrove sebagai habitat dari kepiting dan lobster.

Lokasi yang segera dikerjasamakan rencananya yakni di daerah Laikang, Takalar yang didominasi oleh petambak dan nelayan.

Melalui kerjasama ini, Bupati Takalar Syamsari berharap kerja sama dengan Perum Perindo bukan sebatas daerah yang 20 hektare tapi juga untuk zonasi yang 1.000 hektare.

Kerjasama dengan Perum Perindo dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat Takalar.

“Kita akan dukung sepenuhnya kerjasama dinas perikanan Takalar, bersama Perusda dengan
Perum Perikanan Indonesia baik pemenuhan infrastrukturnya maupun program Budidayanya,” katanya.

Lanjutnya, masyarakat sekitar membutuhkan pendampingan dalam budidaya perikanan.

Untuk lahannya sendiri, Vice President Akuakultur Agira Darma mengungkapkan bahwa Perum Perindo telah melakukan survei lahan sebanyak dua kali.

Selain itu, uji sampling tes kadar air di laboratorium telah dilaksanakan dan hasilnya dapat direkomendasikan untuk melakukan budidaya perikanan di kawasan Takalar.

Menurut Agira, pengembangan di Takalar merupakan strategi pengembangan usaha dari unit budidaya sebagai tindak lanjut pengembangan site Perum Perindo di Barru dan trading di Makasar. * Andi Amriani

Leave a Reply