Jadi Orangtua, Jangan Lupa Ajarkan Tauhid dan Karakter pada Anak

88
Bagikan via

Pengaruh yang luar biasa, mengakibatkan orangtua harus berhati-hati dalam memberikan kebebasan pada anak dalam penggunaan teknologi. Karena, pengaruh teknologi saat ini sangat besar.

“Hati-hati mendidik anak, jika ingin baik maka jauhkan dari tv dan hp. Jadilah ibu yang dahsyat dengan kekuatan doa yang dimiliki, sehingga melahirkan generasi yang mampu melawan takdir,” ungkap guru besar UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhanis, beberapa waktu lalu.

Dalam mendidik anak diperlukan visi serta misi yang baik dari orangtua. Sehingga jika ingin menciptakan generasi yang baik, maka mulailah dengan tidak mengucapkan kata-kata yang negatif.

“Ayah bertugas mengajarkan tauhid pada anak serta menanamkan karakter yang baik pada anak. Karakter yang dimaksud ialah iman dan akhlak,” ujarnya.

Misalnya saja mengajarkan anak tentang tauhid sosial. Hal ini sangat penting diajarkan bagi anak agar tidak takut dengan permasalahan sosial.

“Saat ini banyak orang yang dikalahkan oleh situasi sosial, penyebabnya adalah karena tidak memiliki kekuatan tauhid,” ungkapnya.

Munculnya kedisiplinan, kasih sayang, keimanan, dan berbagai hal positif lainnya, jika dalam mendidik anak memiliki karakter tersebut. Oleh karenanya, untuk membangun negara yang dibutuhkan oleh generasi bukan hanya ilmu dan harta, namun yang dibutuhkan ialah karakter.

“Mendidik anak jangan pernah mengatakan hal-hal yang negatif kepadanya, karena hal itu akan terekam dalam memorinya,” ujarnya.

Cita-cita membangun keluarga yang sakinah mawaddah dan warahmah, salah satu caranya adalah dengan membangun karakter dalam keluarga, sehingga tercipta keluarga yang harmonis, beriman, dan bertakwa.

Oleh karena itu, sejak anak masih kecil, tancapkan keteladanan yang baik dari orangtua. Anak akan mengikuti apa saja yang menjadi perilaku serta arahan orangtuanya. Ini secara alami akan dilakukan karena orangtua adalah madrasah utama bagi anak-anaknya.

“Berikan teladan yang baik bagi anak-anak kita, sehingga kelak mereka tumbuh dan berkembang menjadi pribadi sesuai dengan harapan orangtua dan masyarakat sekitarnya,” terang Prof Hamdan.

Tips Mendidik Anak

1. Mendidik anak jangan mengucapkan kata-kata negatif

2. Antara suami dan istri harus kompak dalam mendidik anak

3. Tanamkan karakter pada anak

4. Ajarkan anak kebiasaan kecil namun bermanfaat bagi dirinya

5. Ajarkan anak mengucapkan terima kasih, suka menyapa, dan meminta maaf. Ini merupakan karakter dasar untuk menghargai orang lain.

*Indrawati/Berbagai Sumber

Leave a Reply