Tujuh Aspek Merangsang Perkembangan Anak

62
Bagikan via
ilustrasi perkembangan anak/dok.setara.net

MAKASSAR–Anak diusia Balita biasanya membutuhkan  stimulasi untuk membantu perkembangan motorik serta kecerdasannya. Nah, Ayah dan Bunda tentunya sudah memahami hal tersebut.

Sebagai orang tua pastinya sudah memiliki bekal yang mendukung perkembangan dan pertumbuhan buah hatinya. Anda mau kan, memiliki anak yang cerdas dan sehat dalam setiap pertumbuhannya ?

Nah, banyak cara yang orang tua harus lakukan seiring dengan perkembangan anaknya sejak usia 0-1 tahun. Selanjutnya dari usia 1- 5 tahun. Untuk mendukung kecerdasannya kita harus mengajarkan anak bereaksi. Misalnya seorang ibu memegang sebuah benda, benda itu di gerak-gerakkan tepat didepan anak. Secara tidak langsung sang anak akan mengikuti benda bergerak tersebut dengan matanya.

Gerakan stimulasi tersebut sangat penting sebab otak manusia memiliki jutaan saraf. Nah, stimulasi itulah yang diberikan agar terjadi hubungan  antara satu saraf dnegan saraf lainnya. Sehingga, pada saat buah hati Anda masuk sekolah, otaknya akan lebih mudah menerima dan pesan dari luar.

Stimulasi anak usia dini tentunya merangsang kemampuan dasar anak agar tumbuh dan berkembang optimal sesuai potensi yang dimilikinya, yakni merangsang dengan benar, kuat dan teratur sesuai kelompok umur anak.

Biasanya para ahli yumbuh kembang anak, menekankan empat aspek dasar yang perlu mendapat rangsangan pada anak yakni, gerak kasar, gerak halus, bicara dan berbahasa serta kemampuan bersosialisasi dan mandiri.

Proses Pertumbuhan

Dalam proses pertumbuhan anak -anak ke arah perkembangan yang paling maksimal, anak harus dipenuhi kebutuhan makanan, pakaian, kesehatan, kasih sayang, pengertian dan rasa aman.

Selain itu juga diberikan kebutuhan yang akan merangsang mental sosial, emosional.

Mengingat bahwa masa bayi dan masa anak-anak lebih banyak dilewatkan didalam lingkungan keluarga, maka pemuasan kebutuhan-kebutuhan anak balita tersebu t tentunya lebih banyak terjadi di rumah. Sehingga orang yang paling tepat yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut adalah ibu.

Dengan menemani anak bermain, menemani bicara, ibu tentunya lebih banyak memiliki kesempatan untuk melatih dan mengajar berbagai kemampuan dan aspek-aspek perkembangan yang dilakukan anak dalam menghadapi masa depannya.

  • Andi Amriani

 

Tujuh Aspek Perkembangan Anak

     1.Gerakan kasar

  1. gerakan halus
  2. komunikasi pasif
  3. komunikasi aktif
  4. kemampuan menolong diri sendiri
  5. perkembangan sosial

 

Leave a Reply