Karena Alqur’an, Bisa Umrah

103
Bagikan via

Mulia serta telah dianggap oleh Allah Ta’ala sebagai keluarganya di dunia, telah menjadi gambaran bagi penghafal Alqur’an. Kemuliaan serta derajat yang tinggi sudah pasti ada padanya.

Dalam sebuah hadist disebutkan, “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri daripada manusia.” Kemudian Anas berkata lagi, “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?” Baginda manjawab: “Yaitu ahli Alqu’ran (orang yang membaca atau menghafal Alqur’an dan mengamalkannya). Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.” (HR Ahmad).

Sosok Hilya Qonita, pemenang hafidz cilik yang dilakukan oleh salah satu stasiun swasta di Indonesia adalah salah satu keluarga Allah Ta’ala di dunia. Kemampuannya menghafal 12 juz Alqur’an di usia enam tahun, akan membuat orangtua bocah kelahiran Jakarta ini memakaikan jubah kemuliaan pada hari kiamat kelak. Amin

Dari Buraidah Al Aslami ra, ia berkata Rasulullah bersabda: “Siapa yang membaca Alqur’an, mempelajari, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat.

Cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya: Mengapa kami dipakaikan jubah ini? Dijawab: “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Alqur’an.” (HR Al Hakim).

Berkah dari memiliki anak penghafal Alqur’an juga dirasakan oleh Nuroniyah Manaf, ibunda Hilya. Berkat kemampuan sang buah hati, ia bisa mengunjungi Baitullah.

“Alhamdulilah saya, suami, dan Hilya selama perjalanan umrah diberikan kesehatan. Jadi selama ibadah sembilan hari diberikan kelancaran oleh Allah Ta’ala,” katanya.

Bertemu Syekh Arab

Beberapa waktu lalu, saat berada di Baitullah, ada kejadian menarik yang dialami oleh pemenang Hafidz Cilik Bufer Islamic. Pasalnya, seorang syekh Arab menguji hafalan Alqur’an yang dimiliki oleh Hilya.

“Hilya diuji oleh syekh Arab yang katanya dihormati di Madinah. Alhamdulillah Hilya bisa menjawab ujian hafalan yang diberikan dengan baik dan tepat,” ujar sang ibunda.

Ibunda Hilya, Nuroniyah Manaf selalu menanamkan bahwa kedatangannya ke Baitullah merupakan undangan istimewa Allah kepada para penghafal Alqur’an.

“Semua yang terjadi di dunia ini merupakan kehendak dan takdir dari Allah Ta’ala, di sinilah tempat pertama kali Alqur’an diturunkan,” ujarnya.

Tak hanya itu, keberadaan Hilya saat menjalani ibadah umrah akan membuat bangga masyarakat Indonesia di mata bangsa Arab Saudi. Sebab, ada beberapa hal yang ia lakukan sebelum kembali ke Indonesia, yaitu:

1. Saat berada di Madinah ikut kelompok penghafal Alqur’an Arab Saudi

2. Komunitas yang tergabung dalam kelompok penghafal Alqur’an kagum kepada Hilya karena mampu menghafal Alqur’an 12 juz di usia enam tahun

3. Membuka mata orang Arab bahwa selain memiliki ummat Muslim terbanyak, Indonesia juga memiliki penghafal Alqur’an yang masih muda. Rahmi/Indrawati

Data Diri:

Nama: Hilya Qonita
Tempat lahir: Jakarta, 19 Maret 2008
Ibu: Nuroniyah Manaf
Ayah: Muslim Ibnu Mahmud

Prestasi:

1. Juara 1 Hafidzah Cilik Indonesia di RCTI 2013
2. Juara 1 Menghafal Alqur’an 15 Juz
3.Juara 1 Kompetisi Hafalan Alqur’an Kategori 2 Juz
4.Juara 1 Hafidzah Cilik Bufer Islamic

Penulis: Indrawati

Leave a Reply