Sempat Terlambat, Akhirnya Pemkot Makassar Salurkan Dana Kesejahteraan Guru Mengaji

106
Bagikan via
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat menyerahkan dana kesejahteraan bagi guru mengaji, imam rawatib dan pemandi jenazah se Kota Makassar di Tribun Lapangan Karebosi Makassar, Jumat (21/12/2018). Dok.Humas

MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali menyerahkan dana peningkatan kesejahteraan untuk warga yang mengabdi di Bidang Keagaaman se-Kota Makassar.

Jika biasanya dana kesejahteraan ini diberikan saat menjelang Idul Fitri, karena alasan administrasi Pemkot Makassar baru bisa menyerahkannya di akhir tahun 2018.

“Tapi saya memohon maaf keterlambatannya karena persoalan administrasi kemarin. Jujur saya kecewa, biasanya Idul Fitri kami salurkan, ini sudah mau masuk tahun baru,” ucap Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto di Tribun Lapangan Karebosi, Jumat (21/12/18).

Dana kesejahteraan ini dikucurkan bagi Imam rawatib 107 orang, guru mengaji 221 orang, pengurus jenazah 59 orang, sehingga total penerima sebanyak 387 orang dengan nilai dana sebesar Rp434.200.000.

Danny sapaannya, hadir menyerahkan dana tersebut didampingi Kepala Bagian Kesejahteran Rakyat (Kesra) Makassar, Dahyal.

Untuk guru mengaji dan Imam Rawatib per orang mendapatkan Rp1 juta, sementara pengurus jenazah Rp1,8 juta per orang.

“Bantuan ini telah rutin diberikan tiap tahunnya,  kita juga menyiapkan dana bagi pengurus jenazah. Ini untuk memberi motivasi bagi pengurus jenazah,” tambah Danny.

Menuruy Danny, bantuan yang diberikan tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah kota kepada seluruh pengurus di bidang keagamaan yang ada.

“Membangun ummat harus didukung dengan beberapa indikator yang salah satunya dengan memakmurkan masjid dan menyejahterahkan imam masjid dan guru mengaji serta pengurus jenazah,” pungkasnya.

Editor: Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply