Ikuti Tarkam, 2 Pemain Ghana Ditangkap Imigrasi Parepare

253
Bagikan via

MAKASSAR — Dua pemain sepak bola asal Gana Afrika Barat, Petrik dan Edward terpaksa harus berurusan dengan petugas imigrasi Parepare lantaran mengikuti turnamen kampung (tarkam) Piala Bupati Cup Barru belum lama ini.

Tak hanya itu, keduanya juga diduga menerima bayaran dalam perhelatan olahraga tahunan tersebut, ditambah mereka menggunakan visa kunjungan wisata.

“Saya tidak menerima uang main sebesar yang dituduhkan pihak imigrasi yaitu satu sampai dua juta. Yang kami terima hanya uang transportasi dari Makassar ke Barru,” bantah Edward dalam keterangan rilis yang diterima Timurindonesia.com, Jumat (7/12/2018).

Edward dan Petrik ditahan pihak imigrasi sejak 3 Desember lalu dengan dugaan mengelabui pihak imigrasi. Yaitu bermain dan menerima bayaran sementara tujuan utamanya adalah trial dengan mencari klub di Indonesia.

Di samping hal tersebut, Edward dan Petrik menyayangkan adanya tindak pemukulan yang dilakukan oleh pihak imigrasi.

“Kami berdua dipukul pada bagian wajah menggunakan tas kecil, ketika pihak imigrasi mengonfirmasi terkait tiket pemberangkatan dari Makassar ke Jakarta,” tambah Edward.

Keduanya berharap kasus yang menjerat dirinya cepat terselesaikan dengan baik dan dapat kembali ke negaranya. (rls)

Editor: Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply