Wow! Ada Angkutan Nyaman dari Kemenhub untuk Sulsel

23
Bagikan via
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Wakil Wali Kota Makassr Syamsu Rizal saat penyerahan melihat BRT yang diserahkan Kemenhub, Kamis (6/12/2018)/humasprov

MAKASSAR — Kementerian Perhubungan RI menyerahkan bantuan Bus Rapid Transit (BRT) dan bus sekolah kepada sejumlah kabupaten/kota di Sulsel.

Penyerahan dilakukan dalam rapat koordinasi teknis andalalin rancang bangun kendaraan bermotor serta peraturan perundang-undangan, di Hotel Gammara, Kamis (6/12/2018).

“Saya kira ini sebuah terobosan yang baik, karena memang sebuah kota-kabupaten butuh angkutan umum yang nyaman,” katanya.

Hadirnya BRT dan bus sekolah ini, sebut NA akan mengurangi kemacetan. Yang perlu dilakukan selanjutnya adalah bagaimana membangun infrastruktur pendukung, seperti pedesterian, halte yang bagus, tempat parkir. Menghadirkan BRT lebih murah dan lebih safety dan lebih terjamin juga tidak kalah pentingnya.

Pengoperasian BRT akan lebih dioptimalkan dengan menghadirkan dengan sistem manajemen yang baik. Bagi NA, masyarakat harus punya banyak pilihan moda transportasi.

“Sekarang tinggal pengelolaan yang harus bagus. Jadi ada time table jam mereka lewat, mungkin akan kita lengkapi schedulenya, bus dengan nomor ini tujuannya lewat mana,” ujarnya.

Selain pelayanan ditingkatkan, NA menginginkan masyarakat menggunakan BRT. Jika selama ini ke tempat kerja lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi, ke depan mereka beralih menggunakan transportasi publik.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Sejumlah Pejabat Kemenhub berfoto di atas BRT, Kamis (6/12/2018)/humasprov

“Kalau sekarangkan, mereka lebih banyak menggunakan angkutan pribadi dan itu yang membuat kemacetan. Coba liat negara maju kendaraan begitu banyak tetapi tidak macet, hari minggu baru mereka naik kendaraan pribadi. Hari-hari kerjaan kendaraan umum,” katanya.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiadi, menyampaikan, pemberian bantuan tersebut untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan angkutan umum.

“Sesuai program yang dijalankan oleh Pemerintah Perhubungan Darat sudah ditunggu sejak lama oleh daerah-daerah, kita ingin membagikan dan meningkatkan peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan angkutan umum,” sebutnya.

Untuk tahun anggaran 2018, pihaknya membuat bus BRT sekitar 280 dan bus sekolah 180 lebih.

Editor : Andi Amriani

Leave a Reply