Harga Bersahabat, Destinasi Cafe Manjakan Kantong Mahasiswa

137
Bagikan via

MAKASSAR — Hadir tiga bulan lalu, Destinasi Cafe dibangun dengan konsep sederhana nan memanjakan pengunjungnya. Pasalnya, harga menu yang ditawarkan tidak harus membuat Anda merogoh kocek dalam-dalam.

Menu makanan dan minuman dibanderol dari harga 10 ribuan hingga belasan ribu, sangat pas bagi kantong mahasiswa. Apalagi lokasinya yang hanya berjarak 200 meter dari Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM).

Menu yang ditawarkan juga beragam, dimulai dari snack hingga makanan berat seperti nasi goreng dan olahan mie. Menarik, tidak seperti masakan mie pada umumnya, di cafe ini menyuguhkan olahan mie dengan level rasa pedas, 1-5.

Tidak kalah dengan sajian makanannya, Destinasi Cafe juga menawarkan racikan kopi spesial, variannya seperti Kopi Tubruk Destinasi dan Ice Coffe Destinasi.

Berada di bilangan Jalan Raya Pendidikan, selain harga menunya yang sangat terjangkau, dipastikan cafe ini cocok bagi mahasiswa, khususnya mereka yang kerap mencari jaringan internet untuk menyelesaikan tugas kuliah.

Jaringan internet atau wifi bisa diakses oleh seluruh pengunjung, didukung dengan pemisahan smoking area, menjadikannya ramah bagi pengunjung, khususnya Kaum Hawa.

Kekuatan jaringan internetnya menjadi alasan para pengunjung betah berlama-lama di cafe yang dirintis tiga pemuda tersebut. Mereka adalah Ilham Akbar, Ilham Saputra dan Angga.

Kendati begitu, cafe ini hanya beroperasi hingga pukul 24.00 malam, sehingga tidak jarang harus memaksa pengunjung beranjak lebih awal.

Ada yang tak kalah spesial dari cafe ini adalah Program Jumat Berkah. Program ini berupa makan sepuasnya dan bayar seikhlasnya.

Tidak sedikit pengunjung mengapresiasi program sekali sepekan tersebut, terbukti dengan meningkatnya pengunjung setelah program ini direalisasikan. Bahkan, kebanyakan costumer yang datang membayar jauh di atas harga menu pesanan.

Pelayanan lainnya, cafe ini juga menerima bookingan ruangan untuk kepentingan bazar, rapat hingga belajar kelompok bagi mahasiswa.

 

Laporan: Wahyuni Hamka
Editor: Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply