Giliran Makassar, PT Pegadaian Sulap Sampah Jadi Emas

115
Bagikan via

MAKASSAR — PT Pegadaian (Persero) sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kini mulai menyulap sampah menjadi emas melalui Program Bank Sampah di Makassar.

Hal tersebut ditandai dengan peresmian bank sampah di Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalae, Makassar yang mengangkat tema “The Clean & Gold”.

Bank sampah ini merupakan wujud dari bentuk kepedulian sosial Pegadaian kepada Masyarakat lewat program CSR (Corporate Social Responsibility) Pegadaian yang bertajuk Pegadaian Bersih-bersih. Mencakup Program Bersih Administrasi, Bersih Hati, dan Bersih Lingkungan.

Olehnya, PT Pegadaian ingin mengubah sampah rumah tangga menjadi tabungan emas yang dapat membantu perekonomian masyarakat lewat sampah yang dihasilkan setiap harinya.

Direktur Tehnologi Informasi dan  Digital Pegadaian, Teguh Wahyono mengatakan, dengan program ini, masyarakat bisa menjual sampah dan hasil penjualannya bisa disimpan dalam bentuk tabungan emas Pegadaian.

Program ini diyakini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Sehingga, program Sampah Menjadi Emas yang kita canangkan bersama-sama pemerintah, dapat mencapai hasil yang maksimal,” ujar Teguh dalam peresmian Bank Sampah di Kumala II, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (3/12/2018).

Bank Sampah ini bernama Asoka Lima. PT Pegadaian memberikan bantuan operasional, berupa satu motor sampah, 20 gerobak sampah, tiga troli penampungan sampah besar, dan 10 gardu sampah. Sehingga total dana yang dikeluarkan oleh Pegadaian sebesar Rp140 juta, termasuk renovasi bank sampah, dua buah gerbang gapura, dan pengecatan lorong.

Sebelumnya, program serupa telah hadir di beberapa kota besar, seperti Pekanbaru, Bekasi, Banjarmasin, dan kali ini hadir di Kota Daeng, Makassar.

“Kehadiran program ini sudah banyak memberikan manfaat yang telah dirasakan masyarakat setempat karena mereka dapat memanfaatkan sampah menjadi tabungan emas,” papar Teguh.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal yang turut meresmikan bank sampah Pegadaian mengungkapkan apresiasinya. Ia menilai, adanya bank sampah dapat membuat seluruh masyarakat Makassar peduli terhadap kebersihan, apalagi saat ini jumlah sampah yang terus meningkat. Dampaknya lingkungan pun tercemar.

“Semoga Bank Sampah Asoka ini meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sekitar, sampai pada tabungan umrah mayarakat,” harapnya.

Laporan: Syaban Sartono
Editor   : Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply