Danny Nilai SKPD Pemkot Malas

137
Bagikan via

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto masih saja mengeluhkan kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di bawah kepemimpinannya.

“Saya tidak terlalu puas dengan outcome yang kita hasilkan. Kita masih mengevaluasi semuanya itu,” ungkap Danny sapaannya.

Hal ini terungkap saat menghadiri langsung kegiatan Sosialisasi Pelayanan Publik Sistem Akuntanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah atau eSAKIP,  Sabtu (1/12/18) di Hotel Santika Makassar.

Olehnya, Danny mengaku, akan menggenjot kinerja SKPD untuk lebih ditingkatkan lagi di sisa waktunya menjabat.

“Kita kan sekarang masih diberikan nilai B. Kelemahan kita benar ada pada pelaporan. SKPD kita malas mengupdate, malas menginformasikan,” jelas Danny.

Pengakuan Danny tersebut menyusul pernyataan
Asisten Deputi Wilayah III Kemenpan-RB, Natalina Sipayung yang menyebutkan ide-ide Danny perlu diacungi jempol, namun tidak dibarengi dengan dukungan SKPD Makassar.

“Apakah hanya Danny saja yang punya ide dan merealisasikannya sendiri? Ini yang saya masih ragu. Wali Kotanya sangat inovatif tapi bagaimana dukungan dari SKPD?,” tanggap Natalina.

Bukan tanpa alasan, Natalie menilai hal tersebut tampak kontras dengan masih lemahnya laporan yang dibuat oleh para SKPD Makassar yang kemudian dilaporkan ke pihaknya.

Monitoring dan evaluasi ini mencakup beberapa tahapan, antara lain perencanaan, pengukuran, pelaporan dan evaluasi kinerja.

Perencanaan kinerja merupakan proses penetapan kegiatan tahunan dan indikator kinerja berdasarkan program, kebijakan, sasaran yang telah ditetapkan dalam rencana strategis. Hasil dari proses ini berupa Rencana Kinerja Tahunan.

Salah satu dasar utama dalam menerapkan manajemen kinerja adalah pengukuran kinerja dalam rangka menjamin adanya peningkatan pelayanan public dan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas, fungsi yang dipercayakan kepada setiap instansi pemerintah atas penggunaan anggaran. (rls)

Editor: Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply