MERIAH! Nurdin Disambut Pohon Telur Disepanjang Jalan di Soppeng

139
Bagikan via

Bulan ini, sejumlah kabupaten di Susel sedang marak-maraknya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Mereka merayakan dengan bentuk yang berbeda-beda tetapi tentunya dengan menyiapkan telur dan songkolo.

Di Kabupaten Soppeng, pemandangan yang unik sepanjang jalan di Kota Soppeng nampak pohon telur warna-warni  berjejer rapi depan rumah warga, hampir seluruh daerah di Soppeng telur dihias berbentuk pohon.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten  Soppeng di Lapangan Gasis Watansoppeng,  Jum’at (23/11/2018).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah/ 2018 Masehi ini mengangkat tema “Keteladanan akhlak Rasulullah SAW, Mewujudkan Masyarakat yang Inovatif, Produktif, Kompetitif, Inklusif dan Berkharakter Menuju Masyarakat Sejahtera”. Adapun Pembawa hikmah maulid, Ustadz Muh Muchsin Ramlan.

Acara yang dihadiri Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) dan Istri Liestiaty F Nurdin, serta Bupati Soppeng Andi Kazwadi Razak.

Pejabat tersebut terlihat berjalan dari Rumah Jabatan  Bupati. Kemudian menuju ke Jalan Kesatria dan berlanjut ke lokasi acara diiringi ratusan warga dengan shalawat badar dan lagu nasyid. Ribuan warga juga telah menantikan kedatangan orang nomor satu Sulsel itu.Diawal acara ditampilkan qasidah dan pembacaan ayat suci Al-Qur,an.

Kegiatan ini selain dihadiri oleh Gubernur juga dihadiri oleh, anggota DPR RI dan wali kota/bupati se Sulawesi-Selatan, alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh wanita dan tokoh pemuda.

“Malam ini kita hadir sebagai wujud kecintaan kita Pada Nabi Muhammad SAW, kita hadir atas kelatadanan Nabi Muhammad SAW, ” kata Nurdin Abdullah.

Atas nama pemerintah Sulsel, ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Soppeng dan warganya karena bersedia menjadi tuan rumah.

“Kesempatan ini saya manfaatkan untuk pulang kampung. Semoga kahadiran saya untuk Kabupaten Soppeng bisa bermanfaat,” sebutnya.

NA menilai, Soppeng semakin cantik dan perubahan yang begitu besar, “Saya ingin mengatakan Soppeng ini kota romantis, saya kagum dengan perubahan yang terjadi begitu cepat,” ucapnya.

Sebagai putera daerah Soppeng, Dia mengajak warga Soppeng untuk kembali membangun Soppeng dengan spirit “Yassisoppengi” yang disebutnya memiliki makna luas untuk terus berkarya dan berinovasi.

Diakhir acara, ribuan pohon telur yang berjejer rapi tadi pun diserbu warga. Sudah menjadi tradisi disetiap kegiatan maulid selalu heboh dengan rebutan telurnya. Warga tidak peduli ada pejabat yang menyaksikan mereka saling tarik menarik untuk mendapatkan telur.

 

Editor : Andi Amriani

Leave a Reply