Deng Ical Bahas Kemajuan Ekonomi Makassar di Cina

135
Bagikan via

MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal mendapat kehormatan menjadi key note speaker pada The International Forum On China-Indonesia People to People Exchange Among Universities 23-25 Nopember 2018.

Seminar internasional diadakan untuk meningkatkan kualitas hubungan antar RRT-RI yang berbasis pada penelitian dari kampus (PT).

Syamsu Rizal MI menjadi key note speaker bersama Qin Hong Vice Chairman of CCNU dan Prof Fasly Jalal.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan Deng Ical untuk mempresentasikan pencapaiannya bersama Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto untuk peningkatan Pemerintahan Kota Makassar.

Pria asal Selayar ini memaparkan upayanya menggerakkan potensi Makassar sehingga mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi hingga 8.23% tahun 2017 yang terus menunjukkan trend positif selama beberapa tahun terakhir.

“Kata kunci dari keberhasilan ini adalah adanya kerjasama yang baik dari segenap komponen masyarakat. terutama perguruan tinggi (akademisi), kelompok profesi (pengusaha) dan pemerintah yang dikenal dengan istilah triple helix,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Makassar juga menginisiasi keterlibatan masyarakat (quad helix) dalam merencanakan, menyusun dan melaksanakan pembangunan.

“Beberapa program yang bertumpu pada keterlibatan masyarakat (public enggagement) seperti, lorong garden, musrembang online dan kerja kerja pelibatan masyarakat dalam memerangi HIV AIDS dan kejahatan jalanan,” lanjut pria yang kerap disapa Deng Ical.

Deng Ical juga menyampaikan aspek pengembangan Ekonomi kreatif sebagai salah satu andalan Makassar untuk mendorong kemajuan bersama dan mengurangi pengangguran serta menekan angka kemiskinan, jumlah film maker yang semakin banyak. Kuliner dan fashion tradisional dan MICE yang semakin menunjukkan trend positif.

“Makassar sebagai kota urban, yang terdiri dari banyak Suku (dominan Bugis-makassar) sangat mengandalkan partisipasi masyarakat. Clue resouces adalah setiap orang yang tinggal di Makassar pasti memiliki sumber daya yang bermanfaat bagi Masyarakat,” ungkapnya.

“Mereka membawa banyak informasi dan sumber daya lainnya dari berbagai bidang, dan daerah sehingga bisa mendorong kemajuan Masyarakat Makassar,” tambah Deng Ical.

Di akhir presentasenya, Wawali Makassar mengajak semua peserta dari berbagai negara di Asean dan Amerika datang berkunjung dan saling sinergi (sharing resources) untuk kemajuan bersama.

Dalam kesempatan tersebut beberapa perguruan tinggi di Indonesia menghadiri even bergengsi ini antara lain Universitas Negeri Makassar Universitas Haluleo, Universitas Negeri Malang, Intitute Teknologi Telkom Purwokerto, Universitas PGRI Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Indonesia, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Binus serta Universitas Widya Kartika Surabaya.

Selain dari kalangan perguruan tinggi, penyelenggara juga menghadirkan Prof Fasly Jalal, Deputi Staf Kepresidenan RI, Wakil Walikota Makassar, DR Syamsu Rizal MI dan Ketua HIPMI Sulsel Herman Heizer. (rls)

Editor: Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply