Agar Balita Khatam Baca Alqur’an di Usia 5 Tahun.  Berikut  Tipsnya.. 

105
Bagikan via

Alqur’an adalah buku petunjuk hidup manusia. Alqur’an diturunkan oleh Allah Ta’ala sebagai Nur (cahaya) yang membedakan antara kebenaran dan kebatilan.  Olehnya mengembalikan ummat kepada pedoman hidupnya adalah sebuah keniscayaan dan orangtua mempunyai kewajiban untuk membimbing anak-anaknya.

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”. (QS At Tahrim: 6).

Ayat tersebut adalah penegasan bahwa orangtua mempunyai kewajiban untuk membina, membimbing, dan mendidik anaknya, bukan hanya sukses di dunia tapi yang lebih tinggi lagi adalah terjauh dari azab api neraka.

Begitu berbahagianya seorang anak manakala orangtuanya amanah, yang berusaha membimbingnya ke arah benar. Namun begitu sengsaranya anak, manakala mempunyai orangtua yang tidak bertanggung jawab akan pembinaan anaknya, bahkan membiarkan buah hatinya dibina oleh lingkungan yang sedemikian ganas.
Dan kewajiban utama orangtua adalah mengajarkan Alqur’an pada anak-anak sejak dini.

“Didiklah anak-anakmu dengan tiga perkara: mencintai nabi, mencintai keluarga nabi, dan membaca Alqur’an”. (HR Thabrani).

“Hak anak atas orang tuanya ada tiga: memilihkan nama yang baik ketika baru lahir, mengajarkan Kitabullah (Alqur’an) ketika mulai berpikir, dan menikahkannya ketika dia dewasa”. (HR Ahmad).

Beberapa waktu lalu,  Talkshow “Balita pun Bisa Khatam Baca Qur’an” yang digelar Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center yang dihelat di Sekolah Islam Athirah Jalan Kajaolalido Makassar telah hadir untuk memotivasi peserta untuk membuat anak mereka bisa khatam baca Qur’an di usia lima tahun (balita).

Pemateri talkshow, Tri Wahyudi menjelaskan, metode membaca Alqur’an yang baik untuk diberikan kepada pemula adalah metode Ar-Rahman. Menurutnya, metode Ar-Rahman hadir sebagai upaya mewujudkan pembelajaran membaca Alqur’an yang mudah, praktis, sistematis. Yang terpenting juga, tambahnya, metode ini berpedoman pada ajaran Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Salam.

“Pada dasarnya, metode Ar-Rahman menggunakan metode talaqqi atau musyafahah dengan seorang guru pembimbing yang merupakan suatu syarat dalam pembelajaran Alqur’an,” katanya.

Ustadz yang memiliki bacaan bersanad ini juga mengungkapkan, keistimewaan lain dari metode Ar-Rahman adalah dapat digunakan semua usia, baik balita, hingga manula.

Salah satu peserta, Dwi Kurniati menilai, talkshow tersebut merupakan hal baru dan sangat menarik untuk diterapkan. Ia mengaku, baru kali ini mendapatkan materi bagaimana membuat anak yang masih berusia balita khatam baca Qur’an.

“Ilmu ini benar-benar baru untuk mengajar dan menjadi bekal untuk diterapkan di sekolah. Kebetulan saya mengajar juga anak-anak,” ujar kepala sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Sekolah Islam Al Fatih Makassar ini.

Peserta lainnya, Melianti juga menganggap, materi yang disampaikannya Ustadz Tri Wahyudi merupakan solusi  yang sangat tepat membuat anak bisa tamat baca Alqur’an utamanya di usia anak yang masih tergolong bayi.

“Bagus ya untuk anak-anak. Apalagi kan ini ilmu baru juga. Kalau talkshow biasanya kan cuma bagaimana agar anak bisa baca Alqur’an. Tapi ternyata anak yang masih balita pun bisa khatam,” ujar warga Jalan Tulinumbu Makassar ini.

Beri Hadiah ke Anak

Pemilik bacaan Alqur’an bersanad, Ustadz Tri Wahyudi mengatakan, orangtua bisa memberikan hadiah kepada anak-anaknya jika meraih prestasi dalam membaca Alqur’an.
Dengan catatan, tegasnya, harus menyertakan Allah Ta’ala.

“Setelah kasih hadiah, harus bilang bahwa hadiah itu tidak ada apa-apanya dibandingkan hadiah dari Allah. Hadiah dari Allah sangat luar biasa. Harus selalu ikutkan Allah,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, sangat penting anak-anak membaca, menghafal, dan mengamalkan Alqur’an karena merupakan kitab Kalam Allah Ta’ala yang diturunkan Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam. Membacanya adalah ibadah.

Tips Ajarkan Alqur’an pada Anak

1. Sebelum mengajar, anak harus diingatkan agar memusatkan perhatiannya terhadap apa yang akan dibacakan

2. Memulai dengan pembicaraan ringan yang menjadikan anak semangat mempelajari surah tersebut dan memahami maknanya

3. Memperdengarkan bacaan Alquran pada anak dengan bacaan yang khusyu’ lebih dari satu kali

4. Pengajar membenarkan kesalahan-kesalahan yang terjadi pada anak saat membaca Alqur’an

5. Pengajar hendaknya mendiskusikan makna surat kepada anak dengan memberikan pertanyaan ringan

Editor: Indrawati

Leave a Reply