MEMPRIHATINKAN! Petani Sulsel masih Tergangtung pada Rentenir

111
Bagikan via
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat berkunjung ke Bank BNI Makassar, Jl. Jenderal Sudirman,Kamis (15/11/2018)/humasprov

MAKASSAR—Sungguh memprihatinkan petani di Sulawesi Selatan masih tergantung pada rentenir, padahal ada perbankan yang bisa membantu para petani.

Hal itu diungkapkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat berkunjung ke Kantor BNI Makassar di Jl. Jenderal Sudirman, Kamis (15/11/2018). Saat itu Nurdin bertemu jajaran pimpinan BNI dan membahas peranan Bank dalam perekonomian.

“Bagaimana ekonomi ini bisa begerak dengan bank berperan kuat. Kita bahas tentu petani-petani kita yang masih bergantung pada rentenir. Sementara kan ada perbankan,” katanya.

Ia juga mendiskusikan partisipasi perbankan terhadap percepatan pembangunan. BNI sudah menyampaikan terkait pembiayaannya dibeberapa hal dengan bunga yang cukup rendah.

Terkait kerjasama dengan pemerintah, pemerintah juga akan menyimpan anggaran di BNI. “Disimpan ke BNI, supaya nanti ada balance-lah, BNI sudah memberikan kontribusi terhadap pengembangan usaha. Tentu kita juga. Uang kita kan cukup besar, makanya akan kita bagi ke beberapa bank termasuk BNI,” jelasnya.

Nurdin belum menjelaskan secara rinci berapa besaran yang akan disimpan, namun yang pasti anggaran tersebut disimpan di bank-bank yang memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan usaha.

Tanggapan Gubernur Terhadap KUR

Gubernur juga memberikan tanggapan terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ia menyampaikan dana tersebut siap di bank-bank, namun menekankan agar digunakan untuk usaha-usaha produktif dan bukan pada barang konsumtif.

Sementara itu, Pimpinan BNI Kantor Wilayah (Kanwil) Makassar, Edy Awaluddin menyebutkan beberapa hal yang sudah kita lakukan di pihaknya Sulsel.

“Kita kebetulan areanya bukan Sulsel saja, Sulbar, (Sulawesi) Tenggara dan Ambon. Kalo khusus Sulsel saya cerita mengenai LDR kita.  Mulai dari kredit kecil, kredit besar dan komersial,” sebutnya.

Total nya dari pinjaman yang sudah kita disalurkan di Sulsel itu mencapai Rp16 triliun, dibandingkan dengan dana yang ada itu sekitar Rp10 triliun.

 

Editor : Andi Amriani

Leave a Reply