Bekam, Pengobatan Tradisional Ala Rasulullah SAW

284
Bagikan via
terapi bekam/youtube

Bekam merupakan istilah yang dikenal dalam bahasa melayu. Bahasa Arab mengenalnya sebagai Hijamah, bahasa Inggris sebagai cupping, orang cina mengenalnya sebagai gua-sha, sedangkan orang Indonesia mengenalnya sebagai cantuk atau kop.

Metode pengobatan bekam ialah dengan cara mengeluarkan darah statis (kental) yang mengandung toksin dari dalam tubuh manusia.

Bekam dilakukan dengan cara pemvakuman di kulit dan pengeluaran darah darinya. Pengertian ini mencakup dua mekanisme pokok, yaitu proses pemvakuman kulit kemudian dilanjutkan dengan pengeluaran darah dari kulit yang telah divakum sebelumnya.

Super Thibbun Nabawi (STN) adalah sebuah perusahaan yang bernaung dibawah perusahan PT Surya Perdana Group pimpinan Muh Haji Yasin AR yang bergerak dibidang kesehatan islami (Islamic Healthy).

Pemilik Bekam STN, Makanu Edwin mengatakan, bekam merupakan alternatif penyembuhan secara tradisional, yang dilakukan Rasulullah SAW. Semua titik-titik tubuh boleh dibekam kecuali daerah lipatan.

“Ada beberapa titik-titik yang biasa dilakukan seperti Al- Akhdai’in/bagian leher, Al- Kahil/tekuk, Al- Warik/pinggang, Al- Katifain/bahu, Belikat kiri-kanan, Betis, Ummu Mughits/kepala,” jelas Edwin.

Ia menjelaskan, semua titik-titik bekam akan dilakukan tergantung pada diagnosa dan keluhan dari pasien. Selain itu, bekam juga memiliki manfaat dan tujuan pengeluaran darah dari tubuh., seperti meningkatkan daya tahan tubuh, megenerasi sel darah merah yang telah mati, membuang racun dalam tubuh, meningkatkan mitokondria dalam sel, serta menyembuhkan banyak penyakit.

“Untuk melakukan bekam boleh dilakukan kapan saja. Untuk yang sehat, bekamnya sebulan sekali. Sedangkan untuk yang sedang sakit bekamnya minimal 2 minggu sekali,” Ucap Makanu Edwin.

Penulis: Irma
Editor  : Indrawati

Leave a Reply