Menhub Intensifkan Pemeriksaan Pesawat yang Beroperasi di Indonesia

90
Bagikan via
foto kemenhub

JAKARTA–Pasca musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 pada Senin (29/10), Kementerian Perhubungan akan mengintensifkan pemeriksaan pesawat udara yang beroperasi di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat konferensi pers Penanganan Kecelakaan Pesawat Lion Air JT610, di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (1/11).

Kantor Otoritas Bandar Udara di seluruh Indonesia akan melakukan ramp check secara mendalam mencakup: indikasi repetitive problems, pelaksanaan troubleshooting.

Kesesuaian antara prosedur dan implementasi pelaksanaan aspek kelaikudaraan dan juga kelengkapan peralatan (equipment) untuk melakukan troubleshooting. Hasil ramp check ini kemudian akan dilaporkan kepada DKPPU Ditjen Perhubungan Udara.

Setelah menerima laporan, DKPPU Ditjen Perhubungan Udara akan melihat pesawat mana yang perlu untuk ditindaklanjuti dengan pemeriksaaan yang lebih intensif.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi aspek kemampuan manajemen pihak operator dalam menangani permasalahan teknis dan kemampuan kompetensi dan kualifikasi SDM yang melakukan maintenance/engineer di operator.

“Apabila ditemukan masalah teknis yang belum dapat diselesaikan mengacu kepada manual pabrik pembuat pesawat, maka Ditjen Perhubungan Udara akan memberhentikan sementara operasional pesawat tersebut sampai dengan proses penyelesaian masalah teknis diselesaikan,” katanya.

Mereka Yang Dilibatkan dalam Pemeriksaan

  1. Pemeriksaan intensif dilakukan oleh inspektur Kelaikudaraan
  2. Pengoperasian Pesawat Udara di Direktorat Kelaikudaraan
  3. Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Ditjen Perhubungan Udara.
  4. Kantor-kantor Otoritas Bandar Udara.

 

Ditulis  : Andi Amriani

Sumber : Kemenhub

Leave a Reply