Susun Profil Kependudukan Makassar, Dinas PPKB Libatkan SKPD Terkait

78
Bagikan via

MAKASSAR — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar rapat pertemuan penyusunan analisis parameter dan Profil Kependudukan Kota Makassar di ruang rapat DPPKB Balai Kota, Kamis (1/11/2018).

Pertemuan ini melibatkan berbagai berbagai lintas sektor terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Disdukcapil, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Makassar.

Kepala DPPKB Makassar, Andy Zulkifly Nanda mengatakan, parameter Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) untuk Kota Makassar sangatlah penting.

Pasalnya, dengan parameter tersebut bisa menjadi acuan untuk berbagai penelitian maupun riset sebagai sumber data dan informasi.

“Semakin lengkap dan akurat data dan informasi kependudukan yang tersedia, maka akan semakin mudah dan tepat perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” katanya.

Zulkifly menjelaskan, sumber data yang digunakan untuk menyusun Parameter KKBPK di Indonesia dikumpulkan dari berbagai sumber yang telah dipublikasikan.

Seperti: Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia, Sensus Penduduk, Sakernas, Profil Kesehatan Indonesia, Human Development Report, Statistik Indonesia, Pelayanan Kontrasepsi, data olahan dari BPS, Disdukcapil, Dinas Kesehatan dan Bappeda.

Di samping itu, beberapa data yang disajikan juga merupakan data proyeksi sementara yang dihitung oleh DPPKB Kota Makassar.

“Apabila kita melihat LPP, itu sebenarnya tidak seimbang dengan angka kelahiran, ini menandakan bahwa urbanisasi lebih banyak walaupun KB berhasil menekan angka kelahiran,” terangnya.

“Akan tetapi kalau LPPnya tinggi kami dianggap tidak berhasil, karena disebabkan urbanisasi yang disebabkan 2 faktor yaitu ekonomi, dan sekolah atau universitas,” sambungnya.

Editor: Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply