Meski LDR, Suami Istri Wajib Ciptakan Sakinah

294
Bagikan via

Pernikahan itu menyatukan dua pasangan dalam satu kehidupan, juga satu atap. Namun kadangkala ada kondisi yang membuat pasangan harus menjalin hubungan berpola LDR, Long Distance Relationship, alias hubungan jarak jauh.

Nyatanya, menikah tidak selalu hidup bersama atau menjalani detik demi detik berdua. Banyak hal yang terkadang membuat sepasang suami istri harus menjalani hidup secara terpisah. Namun kedewasaan sikap, kepercayaan, dan komitmen yang kuat dapat menjadi pijakan bagi mereka yang menjalani hari-hari LDR.

Setiap pasangan yang ber-LDR tentu memiliki trik tersendiri agar kemeriahan cinta tetap terjaga, meski terpisah oleh jarak. Tentu membangun sakinah di awal pernikahan dimana raga tak bersama membutuhkan energi yang lebih dibandingkan dengan pasangan yang tak LDR. Karena sakinah (ketenangan dan ketenteraman) terlahir saat dua jiwa dan raga bersama-sama dalam bahtera rumah tangga.

Dewasa ini alasan yang paling sering terjadi adalah masalah pekerjaan. Demi untuk menafkahi keluarga, terkadang suami harus rela merantau meninggalkan anak istri. Sehingga jika raga itu tak mampu dihadirkan, maka ikatan jiwalah yang harus dikuatkan. Komitmen, khusnudzon terhadap pasangan, dan komunikasi yang baik haruslah diperkuat agar sakinah itu tetap tercipta.

LDR Ajarkan Kemandirian

Menjalani hubungan berpola LDR ternyata tak selamanya buruk. Ada beberapa efek positif dari hubungan jarak jauh, seperti mengajarkan pasangan suami istri untuk mandiri. Ketika dihadapkan pada kenyataan bahwa pasangan berada jauh, maka anda harus belajar melakukan segala sesuatunya sendiri.

Misalnya, mengatur keuangan atau memperbaiki alat rumah tangga yang rusak. Ketika hidup terasa sulit, pasangan dapat menawarkan dukungan emosional, tetapi secara fisik ia tidak ada di sisi anda untuk membantu menyelesaikan masalah.

Hidup mandiri akan mengajarkan kita bagaimana mengambil suatu keputusan dengan tenang dan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Sehingga kehidupan menjadi lebih baik dan harga diri semakin diperhitungkan (tidak dianggap remeh oleh orang lain).

Tips Ketika Pasutri LDR

1. Menjaga Komunikasi

Komunikasi adalah kunci utama dalam sebuah hubungan. Di era teknologi yang serba canggih, pasutri yang hidup secara terpisah tak perlu khawatir. Ada banyak media untuk menjalin komunikasi secara intens dengan pasangan. Biasanya suami lebih cuek dalam hal komunikasi, karena laki-laki cenderung lebih pendiam dibanding wanita. Namun ketika dalam hubungan LDR, hal itu harus dihindari.

2. Usahakan Sering Bertemu

Meski membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya namun intensitas pertemuan harus tetap diatur. Terlebih ketika pasutri sudah memiliki momongan. Bagaimanapun, anak membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orangtua. Karenanya, sisihkan biaya tersendiri untuk pertemuan ini.

3. Buat Quality Time

Saat suami pulang ke rumah, perlakukan ia dengan istimewa. Tak harus dengan sesuatu yang mahal, cukup lakukan hal-hal sederhan dan berkesan. Dengan quality time yang diciptakan saat bertemu, mseki berjauhan keduanya akan saling merindu untuk lekas bertemu kembali. Hal ini akan membantu hari-hari suami-istri terlewati dengan penuh semangat meski harus saling sendiri.

5. Berpikir Positif

Saat LDR, jangan sampai suami atau istri saling curiga, cemburu buta, dan selalu berpikir negatif. Saling percaya satu sama lain sangat diperlukan dalam hal ini. Kepercayaan seorang istri akan membuat suami tak goyah oleh berbagai macam godaan.

6. Planning Hidup Bersama

Planning hidup bersama harus menjadi cita-cita yang direncanakan dan diupayakan untuk diraih. Suami istri harus sama-sama mengusahakan hal ini. Dengan cita-cita dan tujuan hidup bersama, hidup akan lebih bersemangat.

Penulis: Indrawati
Dari berbagai sumber

Leave a Reply