Kumpulkan Penjaga Kantin SD, Dinkes Makassar Tekankan Kebersihan Makanan

179
Bagikan via

MAKASSAR — Dinas Kesehatan Kota Makassar mengundang penjaga kantin bersama guru Sekolah Dasar di Makassar dalam rangka mengikuti review penerapan laik hygiene, Tempat Pengelolaan Makanan(TPM) di Aula Kantor Dinas Kesehatan, Jalan Teduh Bersinar, Selasa (30/10/2018).

Nara Sumber dari Balai Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM), Ina Tanujaya, Apt menyampaikan, makanan merupakan kebutuhan pokok bagi setiap manusia yang kebersihannya sebagai syarat mutlak sebelum dikonsumsi.

Pasalnya, makanan yang aman akan melindungi dan mencegah terjadinya penyakit atau gangguan kesehatan lainnya.

“Makanan penting bagi tubuh, tapi makanan yang baik adalah makanan yang mengandung nutrisi, bersih, serta aman dari bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatan anak,” jelasnya.

Disampaikan, hygiene sanitasi makanan merupakan pengendalian terhadap penyakit yang bersumber dari faktor makanan, orang yang membuat, dan perlengkapan yang digunakan.

Olehnya, para penjaga kantin sebagai pelaku utama dalam pembuatan jajanan di sekolah harus tahu betul berbagai macam bahan-bahan makanan yang bisa berakibat fatal bagi kesehatan.

Sementara, Kepala Seksi kesehatan Lingkungan dan Olahraga, Sulha Kuba, mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar para pemilik dan pelaku jual-beli di kantin sekolah bisa menerapkan hygiene makanan.

Betapa tidak, jumlah penduduk yang semakin meningkat di Makassar menyebabkan kebutuhan penduduk terhadap makanan semakin meningkat.

Sehingga produk makanan yang disediakan perusahaan atau perorangan yang bergerak dalam usaha penyediaan makanan bagi kepentingan umum haruslah terjamin kesehatan dan keamannya, dalam upaya mencegah penyakit gangguan pencernaan makanan pada tingkat anak SD.

“Kita menginginkan pengelola kantin harus bisa menangani hal ini, agar jualannya memenuhi syarat kesehatan untuk diperjual-belikan di sekolah,” tandasnya.

Laporan: Andi Gustiani
Editor: Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply